HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

 Persinab  vakum, ini kata Kadispora  Nabire

 Persinab  vakum, ini kata Kadispora  Nabire

Dua klub dalam laga persahabatan memeriahkan HUT BMA Suku Wate di Lapangan Kodim Nabire – Jubi/Titus Ruban.

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Nabire, Jubi – “Sepak bola di Nabire sebenarnya mudah, kita sendiri yang mempersulit persoalan. Empat tahun silam Persinab Nabire sudah sampai ke divisi 2. Lalu bagaimana hingga saat ini tidak lagi ke sana, ini memang hanya soal sikap politik pimpinan daerah yang belum tegas,”.

Begitu pendapat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nabire, Norbertus Mote menanggapi vakumnya sepak bola dan pengurus Persinab Nabire. Sabtu (16/03/2019).

Dikatakannya, Dispora sedang berkoordinasi dengan KONI guna memperbaiki struktur organisasi, baik PSSI maupun Persinab. Jika sudah terkoordinasi dengan baik dan bermitra dengan KONI, maka tentu akan merekrut pemain Persinab dengan sebuah kompetisi untuk merekrut pemain dari klub – klub yang ada di Nabire.

“Harus ada kompetisi untuk merekrut pemain Persinab, yang intinya menjaring potensi pemain. Kita akan cari untuk mereka tercover di Persinab, selain itu akan mencari sponsor. Jika Pemkab belum mampu maka, perlu ada rekomendasi untuk mencari pihak ketiga yang bisa membiayai agar sepak bola di Nabire tidak seperti saat ini,” katanya.

Baca juga: 

Sepak bola di Nabire perlu dihidupkan kembali

Lama vakum, PSSI Nabire bangkit lagi

Selain itu, terkait sarana dan prasarana terutama lapangan, lanjut Norbertus memang sudah ada enam hektare lahan yang disiapkan Pemkab untuk lapangan sekaligus stadion olahraga. Bahkan sertifikatnya diklaim sudah di tangan.

“Ini tak lepas dari dukungan Suku Wate sebagai pemilik hak ulayat. Hanya saja, masih terkendala sebab belum ada kebijakan dari tingkat pusat yang pas untuk kabupaten,”.

Dia berharap, ke depan ada anggaran tersedia untuk membangun lapangan dan stadion.

“Semoga ke depan ada jalan keluar, dan jika ada kementerian ingin membangun stadion maka kami akan mempresentasikan nantinya,” harap Mote .

Kepala Kampung adat Oyehe, Yohan Wanaha mengatakan untuk menunjang bakat anak muda dalam persepakbolaan, pihaknya telah menyerahkan lahan kepada Pemkab. Harapannya, kelak dapat dilengkapi sarana dan prasarana, terutama lapangan sepak bola.

“Kami sudah memberikan lahan tinggal bagaimana pemerintah membangun stadion,” katanya. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)