HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Persipura masih ingin bermarkas di Papua

Persipura saat menjalani latihan di Stadion Mandala beberapa waktu lalu – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Persipura Jayapura hingga kini masih belum mendapatkan kepastian akan bermain di luar Papua atau tetap di Papua. Belum jelasnya informasi dan akurasi dukungan pemerintah bagi tim Mutiara Hitam inilah yang kini menjadi pertanyaan bagi sejumlah masyarakat.

Dalam beberapa pekan ke depan, Boaz Solossa akan menggunakan Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, yaitu pertandingan pada hari Rabu, 11 September 2019 menghadapi tim tamu Persija Jakarta.

Pemindahan home base Pesipura ke Kaltim karena Stadion Mandala akan di renovasi menjelang perhelatan PON XX 2020 mendatang.

“Tetapi dari informasi yang kami terima, proses renovasi baru akan berjalan tanggal 13 September 2019. Kalau memang renovasinya nanti tanggal 13 September, maka Persipura masih ada kesempatan bermain di Stadion Mandala menghadapi Persija Jakarta,” kata Media Officer Persipura, Eveerth Zacharias Joumilena dalam rilis yang diterima Jubi, Sabtu (7/9/2019).

Loading...
;

Namun, kata Joumilena, surat yang diterima pihaknya dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Papua menjelaskan, bahwa lapangan Mandala tidak bisa digunakan mulai tanggal 2 September 2019.

“Kami berharap ada dukungan dari pemerintah soal ini,” ujarnya.

Dikatakan, para pemain Persipura masih berharap bermain di depan publik sendiri, terutama kepada para pihak yang berwenang memberikan kemudahan dan dukungan bagi Tim Mutiara Hitam dapat bermain di Jayapura.

“Kiranya Bapak Gubernur Papua dan Dinas Pekerjaan Umum dapat memberikan dukungan dan dukungan kepada Tim Mutiara Hitam, agar dalam beberapa pekan tersisa dapat membantu untuk Persipura bisa tampil kembali depan publik sendiri,” katanya.

Kata Joumilena, jika Persipura terus bermain di luar, maka Persipura akan menjalani 20 laga yang akan dilaksanakan di luar Papua. Artinya, 12 laga sebagai laga home dan delapan laga sebagai laga away.

“Kalau 12 laga itu kita main di Papua maka estimasinya, Persipura bisa mengumpulkan 36 poin. Namun kalau bermain di Aji Imbut, belum tentu 36 poin itu bisa direbut oleh Persipura. Auranya beda, bermain bukan di kandang sendiri walau di Aji Imbut, Persipura bertindak sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Pelatih kepala Persipura Jayapura Jacksen F. Tiago mengatakan pihaknya akan bertolak ke Tenggarong pada tanggal 8 Semtember 2019 untuk menghadapi tamunya Persija Jakarta. Laga tersebut adalah laga tunda beberapa pekan lalu, karena Persija harus fokus menghadapi kompetisi AFC Cup.

“Mungkin untuk juara berat, tetapi kita berusaha untuk mendapat peringkat di lima besar. Seandainya kita bermain di Papua, saya yakin AFC kita mampu,” kata JFT kepada Jubi, Sabtu (7/9/2019) di Jayapura.

Kata JFT sapaan akrabnya, posisi kedua di klasemen bisa dicapai Persipura, karena posisi dua tersebut masih sangat terbuka, meskipun saat ini Persipura ketinggalan 13 poin dari PS Tira-Persikabo yang saat ini berada di posisi kedua klasemen dengan perolehan 33 poin.

“Tetapi saya rasa hal itu bisa dikejar, kita saat ini sudah mengumpulkan 20 poin. Kalau main di luar (Papua) banyak persoalan yang akan kita hadapi. Dulu kita bisa meraih kemenangan dengan mudah dikandang lawan, kali ini sangat berbeda. Dulu kita masih memiliki jeda kompetisi dengan pergi ke luar negeri sehingga ada penyegaran,” ujarnya. (*)

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top