HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Persipura siap lepas sejumlah pemain

Defender naturalisasi milik Persipura Jayapura Godstime Egwuatu Olisa patut dipertimbangkan masa depannya di Persipura oleh manajemen – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Putaran pertama kompetisi Liga 1 2019 akan berakhir dalam waktu dekat. Persipura sendiri masih menyisakan empat laga untuk menuntaskan putaran pertama. Empat laga sisa diantaranya melawan Barito Putra, PSM Makassar, Persija Jakarta, dan PSS Sleman.

Saat ini manajemen Persipura  tengah bersiap memperkuat tim jelang putaran kedua dengan melepas dan mendatangkan sejumlah pemain di bursa transfer.

Pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen Tiago kepada Jubi belum lama ini mengatakan, sudah menjadi tugasnya untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja dari anak asuhnya sebelum putaran pertama berakhir. Ia juga akan mengevaluasi siapa pemain yang akan dilepas dan mencari penggantinya.

“Pasti itu, dan itu hak penuh dari saya. Tapi untuk saat ini saya tetap memaksimalkan pemain yang ada, dan saya yakin dengan pemain yang kami bisa berbuat banyak dalam kompetisi pada putaran pertama. Kalau pemain senior sudah tidak ada masalah sama sekali karena saya pernah bekerjasama dengan mereka dengan kurun waktu yang cukup. Sedangkan untuk pemain muda, saya butuh waktu untuk mengetahui kualitas mereka,” katanya.

Loading...
;

JFT menambahkan, untuk putaran pertama yang sedang berjalan ia berupaya memaksimalkan pemain yang ada agar tim bisa memenangi setiap pertandingan.

“Saya tidak punya banyak pilihan. Karena saya datang, tim ini sudah terbentuk. Saya berusaha dengan kemampuan yang saya miliki untuk tetap berada pada zona aman dan terhindari dari jurang degradasi,” ujarnya.

Menilik dari perjalanan Persipura pada putaran pertama, ada catatan penting bagi manajemen dalam melakukan evaluasi yang akan menentukan apakah seorang pemain akan dipertahankan atau dilepas.

Salah satu pemain yang terancam dilepas oleh Persipura adalah Godstime Egwuatu Olisa. Pemain tersebut sejak dikontrak oleh manajemen Persipura sama sekali tidak memberikan kontribusi apa-apa bagi tim Mutiara Hitam. Hingga pertandingan ke 14 Persipura, Olisa sama sekali belum diturunkan sebagai starter maupun sebagai pemain pengganti.

Saat Persipura dipimpin Luciano Leandro, Olisa tidak pernah masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP).

Selain Olisa, pemain lain yang diprediksi akan dilepas adalah Samassa. Samassa adalah pemain asing asal Prancis dengan posisi striker. Ia sama sekali belum mencatatkan namanya di papan skor. Diturunkan dalam delapan laga, Samassa belum bisa memenuhi ekspetasi pencinta Persipura sebagai seorang striker yang haus gol.

Nama ketiga yang harus masuk dalam daftar pemain yang harus dilepas manajemen Persipura adalah pemain asal Korea Selatan yaitu Oh In-Kyun. Walau memiliki menit bermain yang cukup, namun mantan pemain Persib Bandung tersebut belum bisa menjalankan tugasnya dengan sempurna di lini tengah Persipura.

Oh In-Kyun juga punya tempramen tinggi. Ia kerap diganjar kartu oleh wasit. Kartu kuning terakhir yang di dapatkan Kyun kala bersitegang dengan salah satu pemain PSIS Semarang beberapa pekan lalu.

Disinggung soal banyaknya pemain Persipura yang tidak memiliki jam bermain, JFT mengatakan, penentuan diturunkannya seorang pemain dalam sebuah laga tergantung dari kesiapan dari pemain itu sendiri.

“Terkait dengan berkurangnya menit bermain beberapa pemain di Persipura, mau saya katakan adalah yang menentukan pemain tersebut bermain adalah pemain itu sendiri bukan seorang pelatih,” katanya.

Kata JFT, dirinya tidak melihat apakah dia pemain asing, pemain senior, ataupun pemain muda. Dirinya memberikan kesempatan kepada seluruh pemain untuk bersaing secara sehat guna mendapatkan posisi di tim yang akan diturunkan dalam sebuah laga.

“Saya harus menciptakan sebuah hubungan dalam tim. Selama saya melatih di klub manapun saya tidak memikirkan pemain secara individu tetapi saya berpikir tim secara keseluruhan. Saya berharap pemain bersaing dengan sehat,” katanya.

Mantan asisten pelatih Persipura, Mettu Dwaramuri mengatakan, meski ingin namun saat ini Jacksen belum bisa merombak pemain. Jacksen harus menunggu hingga bursa transfer pemain dibuka pada jeda kompetisi putaran pertama.

“Saya juga meminta kepada seluruh masyarakat Papua untuk paham soal ini. Kita boleh mengkritik Persipura tetapi kita juga harus paham dengan aturan. Keinginan masyarakat Papua kepada manajemen menurut saya sah-sah saja. Semoga di putaran kedua nanti ada perbahan. Perubahan ini demi Persipura lebih baik kedepannya,” ujarnya. (*)

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top