Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pertambahan jumlah tenaga kerja asing di Papua tidak signifikan

Kepala Dinas Tenaga Kerja Papua, Yan Piet Rawar. – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua menyatakan pertambahan tenaga kerja asing di Papua tidak signifikan. Kepala Dinas Tenaga Kerja Papua Yan Piet Rawar, mengatakan paling banyak tenaga kerja asing ada pada sektor pertambangan dan keagamaan.

Hal itu disampaikan Yan Piet Rawar di Jayapura, Minggu (24/11/2019). “Saat ini jumlah tenaga kerja asing di Papua kurang lebih ada sekitar 700 orang. Mereka tersebar di berbagai bidang, baik pertambangan, sektor agama, maupun sektor lainnya,” kata Rawar.

Menurut ia, tenaga kerja asing di Papua paling banyak berasal dari Amerika Serikat dan Australia. Rawar menyatakan jumlah tenaga kerja asing asal Eropa tidak terlalu banyak.

Terkait masalah perizinan, Rawar menyatakan perizinan tenaga kerja asing di Papua tidak ada masalah mengingat pelaporannya sudah menggunakan sistem online. “Dulu kan mereka harus datang ke Dinas Tenaga Kerja untuk melapor. Sekarang mereka lebih dimudahkan,” ujarnya.

Menurutnya, Dinas Tenaga Kerja provinsi, kabupaten, dan kota bekerja sama dengan instansi terkait dalam menjalankan pengawasan terhadap keberadaan tenaga kerja asing di Papua. “Jadi kalau ada tenaga kerja asing yang tidak melapor, secara otomatis akan terdeteksi di pusat, kemudian ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah,” kata Rawar.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengemukakan rencananya membatasi tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia. Meski jumlah tenaga kerja asing di Indonesia relatif lebih sedikit dibanding jumlah tenaga kerja asing di negara lain, pemerintah berencana membatasi masuknya tenaga asing ke tanah air. (*)

Loading...
;

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top