HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pertemuan PMC ke-5, cuaca ekstrem dan kearifan lokal dibahas

Pertemuan dewan meteorologi Pasifik, Pacific Meteorological Council, di Apia. – RNZI/Moera Tuila’epa

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Apia, Jubi – Pertemuan ke-5 Dewan Meteorologi Pasifik, Pacific Meteorological Council (PMC) telah berakhir di Apia, Samoa.

Pertemuan tersebut dihadiri semua direktur dari National Meteorological and Hydrological Services (NMHS), donor, serta sektor swasta, untuk memperkuat layanan iklim dan cuaca di Pasifik.

Pimpinan Tonga Met Service dan presiden dari World Meteorological Office di Asia-Pasifik, Ofa Fa’anunu, berkata dewan direksi NHMS merasa diperlukan lebih banyak investasi dalam isu peristiwa cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Fa’anunu menegaskan bahwa Pasifik berada di garis depan perubahan iklim global.

Loading...
;

“Kita merasa bahwa peristiwa-peristiwa cuaca ekstrem yang terjadi hari ini, seperti siklon tropis yang lebih kuat, lebih banyak banjir, kekeringan, bahkan tsunami, adalah persoalan-persoalan besar di Pasifik,” katanya.

“Ini adalah hal-hal yang mempengaruhi kita setiap hari. Kita tidak perlu menunggu selama 30 tahun lagi untuk melihat dampaknya, dampak ini terjadi sekarang.”

Disadur dari liputan koran Samoa Observer, pertemuan itu juga membahas peran kearifan lokal dalam ilmu meteorologi, yang juga perlu dikembangkan.

Pakar-pakar meteorologi Kepulauan Pasifik sedang mengembangkan satu pangkalan data tentang kearifan lokal, untuk membantu dan memandu pengukuran cuaca dan iklim. Sejumlah negara anggota PMC – Kepulauan Solomon, Samoa, Tonga, Vanuatu, dan Niue – sedang bekerja dengan pemerintah Australia untuk merekam dan menangkap kearifan lokal di negaranya masing-masing.

Direktur Samoa Meteorology Division, Mulipola Ausetalia Titimaea, berkata leluhurnya tidak memiliki teknologi modern namun bisa memperkirakan cuaca yang akan datang dan bersiap-siap.

“Contohnya, untuk tahu tentang siklon tropis dan musim, kita mempelajari buah-buahan,” tuturnya. “Jika ada satu jenis buah yang banyak berbuah, seperti buah mangga, leluhur kita akan memperkirakan datangnya siklon.”

Pertemuan PMC berikutnya akan diadakan di Kepulauan Cook pada 2020. (RNZI)


Editor: Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top