Perusahaan diimbau sumbangkan alat berat bersihkan material banjir

Perusahaan diimbau sumbangkan alat berat bersihkan material banjir

Alat berat sedang membersihakn material kayu di salah satu jalan Sentani – Jubi/Engel

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua mengimbau seluruh perusahaan yang beroperasi di Bumi Cenderawasih, menyumbangkan alat berat dan mobil truk untuk membersihkan lumpur, kayu dan batu yang terbawa banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura.

“Perusahaan yang selama ini mengambil pekerjaan di Papua terutama di wilayah Tabi, silahkan bawa alat beratnya ke Sentani untuk ikut membersihkan wilayah yang terdampak banjir,” kata Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, di Jayapura kemarin.

Ia menekankan, bencana banjir bandang yang menimpa Kabupaten Jayapura merupakan tragedi kemanusiaan. Sehingga perlu kesadaran pengusaha untuk memberikan bantuan, jangan hanya mengambil keuntungan.

“Ini tragedi kemanusiaan, yang punya mobil truk dan alat berat silahkan dikirim ke sana. Jangan hanya mau makan enak saja, tetapi saat ada bencana tidak mau menyumbangkan,” ucapnya.

Jika tidak mau menyumbangkan mobil truk atau alat berat, pengusaha-pengusaha tersebut disarankan untuk tidak lagi mengambil pekerjaan di Papua.

“Kalau orang-orang itu tidak menyumbangkan, tidak usah ambil pekerjaan, karena tidak layak orang-orang itu ada di tanah Papua. Jadi harus tabur tuai, jangan hanya mau tuai saja tidak pernah menabur,” katanya.

Wakil Gubernur Klemen Tinal juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mendukung proses evakuasi dan pemulihan, dengan cara tidak menjadikan daerah banjir sebagai tempat tontonan.

“Kami minta juga masyarakat mendukung dengan cara apa, jangan jadikan tempat ini jadi tempat tontonan akhirnya menyebabkan macet dan menghambat yang ingin kerja,” ucapnya.

Ia menyarankan masyarakat lebih baik tinggal di rumah, banyak berdoa. Jangan lalu lalang sehingga menyebabkan pekerjaannya jadi terhambat. “Tadi saya lihat orang ramai-ramai karena hanya mau foto-foto dan nonton orang bekerja, akhirnya pekerjaan terhambat,” katanya. (*)

Editor: Syam Terrajana

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)