Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Petani Kampung Waninggap Nanggo minim alat pertanian

Kepala Kampung Waninggap Nanggo, Dorotheus Gebze – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Masyarakat di Kampung Waninggap Nanggo, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, tahun ini membuka lahan seluas 155 hektar yang dikelola secara kelompok  di tiga dusun.

Hal itu disampaikan Kepala Kampung Waninggap Nanggo, Dorotheus Gebze, kepada Jubi, Rabu (20/2/2019).

Dikatakan, ada beberapa persoalan yang dihadapi petani setempat, terutama dukungan alat pertanian maupun pupuk yang sangat minim dari pemerintah.

Selama ini, lanjut dia, kampung tersebut hanya memiliki satu jonder yang dibeli menggunakan dana desa senilai Rp 375 juta. Sementara lahan yang dibuka sangat luas sehingga menyulitkan masyarakat ketika datang musim bajak.

“Petani juga mengeluhkan pupuk maupun alkon untuk menyedot air dari saluran drainase. Memang debit air sangat besar, tetapi harus disedot. Sementara jumlah alkon masih minim,” katanya.

Loading...
;

Saat ini, katanya, usia padi sudah sekitar dua bulan.

“Kami berharap adanya perhatian pemerintah berupa alkon agar dapat meyedot air dari drainase. Juga pupuk untuk persiapan tanam,” pintanya.

Ditambahkan, sudah beberapa tahun terakhir masyarakat menanam padi dan hasilnya sangat baik. Hanya saja, peralatan pertanian yang jumlahnya masih sangat terbatas.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken, minta dinas terkait merespons dengan cepat keluhan dari masyarakat di Waninggap Nanggo.

“Saya kira dinas harus ke kampung, sekaligus melihat dan mendengar secara langsung apa yang diinginkan petani setempat,” pintanya. (*)

Editor:  Dewi Wulandari

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top