Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

PM Israel Tiba di AS Untuk Gagalkan Perundingan Nuklir Iran

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Photo: nigeriaenergyintelliegence.blogspot.com
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Photo: nigeriaenergyintelliegence.blogspot.com

Washington, Jubi/Antara/AFP – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tiba di Washington pada Minggu dalam misi “historis” untuk menggagalkan perundingan nuklir antara Iran dengan Amerika Serikat dan sejumlah negara lain.

Kunjungan Netanyahu memicu kemarahan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan membuat hubungan bilateral kedua negara semakin memburuk.

Obama marah karena Netanyahu setuju untuk berpidato di depan Kongres pada Selasa depan meski mengetahui bahwa acara tersebut direncanakan oleh politisi Partai Republik tanpa persetejuan dari presiden.

Sejumlah anggota Kongres dari Partai Demokrat kemudian bereaksi dengan menyatakan tidak hadir dalam acara penyampaian pidato Netanyahu. Selain itu, pejabat eksekutif di Washington juga tidak akan menemui Netanyahu.

Netanyahu sendiri memang dikenal sebagai pemimpin Israel yang memprioritaskan persoalan nuklir Iran dalam kebijakan politik luar negeri karena menilai Tehran sebagai musuh utama di Timur Tengah. Dalam sejumlah kesempatan, dia selalu menentang perundingan nuklir antara kelompok P5+1 dengan Iran.

Loading...
;

Dalam perundingan itu, Iran diharapkan menghentikan program nuklir yang diduga bertujuan untuk mengembangkan senjata atom sementara di sisi lain, sanksi-sanksi ekonomi akan dicabut.

Israel khawatir bahwa Iran dan kelompok P5+1 akan mencapai kesepakatan yang melonggarkan sanksi ekonomi tanpa menerapkan pengawasan yang ketat untuk Iran demi memastikan dihentikannya program pengembangan senjata nuklir.

“Saya akan terbang ke Washington dalam misi historis. Saya sangat khawatir akan keamanan warga Israel dan nasib negara ini beserta semua rakyatnya. Saya akan melakukan apa pun untuk menjamin masa depan Israel,” kata Netanyahu.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry—yang meninggalkan Washington dalam waktu hampir bersamaan dengan kedatangan Netanyahu—menyatakan, negaranya akan menghindari politisasi dari kunjungan kontroversial perdana menteri Israel.

“Kami menyambut baik rencana pidato perdana menteri Israel di Amerika Serkat dan kami mempunyai hubungan dekat dengan Israel dalam hal keamanan,” kata Kerry kepada stasiun televisi ABC. (*)

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top