Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Polisi dan Pemkab Nduga diminta usut asal minol penyebab warga meninggal

Anggota DPR Papua, Emus Gwijangge – Jubi. Dok.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota DPR Papua dari daerah pemilihan Nduga, Jayawijaya, Lanny Jaya dan Mamberamo Tengah, Emus Gwijangge meminta pihak kepolisian dan Pemkab Nduga mengusut asal minuman beralkohol atau minol yang menyebabkan empat warga Nduga meninggal dunia usai mengkonsumsinya, Rabu (11/12/2019).

Ia mengatakan, aparat keamaman dan Pemkab Nduga mesti menelusuri siapa yang membawa minol ke Nduga. Informasi yang ia peroleh minol tersebut berasal dari Kabupaten Mimika.

“Secara pribadi saya turut berduka atas kejadian. Mesti ditelusuri apakah ini minol pabrikan atau oplosan. Saya kecewa dengan kejadian ini. Aktor yang mendistribusi minol itu ke Nduga mesti segera diusut,” kata Emus Gwijangge, Jumat (13/12/2019).

Menurutnya, hingga kini peredaran minol masih terjadi di berbagai wilayah Papua. Padahal Pemprov Papua telah memberlakukan Perasi nomor 15 tahun 2013 tentang pelarangan peredaran dan pembuatan minol di Papua.

“Masalah di Nduga sudah cukup banyak. Belum selesai satu, muncul lagi masalah lain. Saya harap Satpol PP setiap pekan mesti melakukan razia minol di Kenyam, ibu kota Nduga,” ujarnya.

Loading...
;

Masyarakat Papua juga diingatkan tidak lagi mengkonsumsi minol, karena dapat berdampak buruk terhadap mereka.

“Cukup kasus ini yang menelan korban. Empat orang meninggal dunia dan empat lainnya masih kritis di rumah sakit Mimika,” katanya.

Empat warga Nduga yang meninggal dunia usai mengkonsumsi minol beberapa hari lalu yakni, Miter Dipak (22), Saikol Gwijangge (23), Hery Nap (46) dan Jefri Gwijangge (23). Sementara empat warga lain yang masih menjalani perawatan di rumah sakit yakni Gay Murib (36), Siminus Kogoya (17), Abe Wasiangge (17) dan Ebinus Nimiangge (16).

Kapolres Jayawiaya, AKBP Dominggu Rumaropen mengatakan polisi sementara memintai keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian itu.

“Kami masih melakukan pengembangan kasus ini. Kami juga berkoordinasi dengan Polres Mimika,” kata Dominggus Rumaropen.

Menurutnya, masalah minol masih menjadi pergumulan di Papua. Ia berharap masyarakat Papua tidak lagi mengkonsumsi minol. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top