Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Polisi didesak kembalikan tujuh tersangka makar ke Papua

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua, John NR Gobai. – Jubi/Arjuna Pademme

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua, John NR Gobai mendesak Kepolisian Daerah atau Polda Papua segera mengembalikan tujuh tersangka makar yang dititipkan di Polda Kalimantan Timur kembali ke Papua. Gobai meminta agar ketujuh tersangka makar itu menjalani proses hukum di Papua.

Pada 4 Oktober 2019 lalu, Polda Papua memindahkan penahanan tujuh tersangka kasus makar dari Jayapura, Papua, ke Kalimantan Timur (Kaltim). Ketujuh tersangka makar itu adalah Buchtar Tabuni, Agus Kossay, Steven Itlay, Alexander Gobai, Fery Kombo, Hengki Hilapok, dan Irwanus Uropmabin.

Gobai menyatakan ia telah bertemu dengan Kepala Polda Papua, Irjen Paulus Waterpauw dan membicarakan masalah itu. “Saat bertemu Kapolda Papua beberapa waktu lalu, saya sudah menyampaikan keberatan berbagai pihak jika para tersangka ini dipindahkan ke Kaltim. Salah satu alasannya karena aksesnya jauh dan butuh biaya,” kata Gobai kepada Jubi, Kamis (17/10/2019).

Menurutnya, akses yang jauh akan menyulitkan masyarakat Papua menyaksikan proses persidangan para tersangka. Padahal masyarakat ingin melihat apakah persidangan dilakukan secara adil atau tidak, dan apakah hak-hak para tersangka dapat dipenuhi.

Loading...
;

“Saya minta Kapolri mempertimbangkan kembali. Lebih baik mereka diproses di Jayapura. Kalau masalah keamanan dan lainnya, kan bisa dikomunikasikan dengan berbagai pihak, agar tak ada upaya mengganggu proses persidangan,” ujarnya.

Kata Gobai, para tersangka dan masyarakat Papua sudah terbiasa menghadapi proses hukum seperti itu. Menurutnya, polisi tidak perlu khawatir berlebihan terkait situasi keamanan saat persidangan ketujuh tersangka makar digelar.

“Saya khawatir, kalau sidang di Kaltim saksi yang meringankan para tersangka tidak bisa dihadirkan karena mahalnya biaya. Ini kan tidak adil. Demi tranparansi sebaiknya mereka dikembalikan ke Papua,” ucapnya.

Secara terpisah Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal menyatakan pemindahan tujuh tersangka ke Kaltim tersebut itu didasarkan pertimbangan keamanan. “[Mereka] di bawa ke Kaltim, yang dinggap [sebagai] zona paling aman di sana.  Kalau ke Jakarta, terlalu jauh,” kata Kombes Pol A.M. Kamal. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top