Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Polisi halangi tiga wartawan meliput pembukaan pos eksodus mahasiswa di Uncen

Hengky Yeimo (jurnalis Jubi), Benny Mawel (kontributor The Jakarta Post dan jurnalis Jubi), dan Ardi Bayage (jurnalis SuaraPapua.com) saat digelandang polisi untuk meninggalkan kampus Universitas Cenderawasih, Senin (23/9/2019). – IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Polisi menghalangi dan melarang tiga wartawan yang meliput pembukaan Pos Solidaritas Eksodus Mahasiswa di halaman Auditorium Universitas Cendrawasih, Kota Jayapura, Papua, Senin (23/6/2019). Pelarangan liputan itu terjadi saat pasukan poilsi memasuki Kampus Universitas Cenderawasih untuk membubarkan aksi para mahasiswa yang membuka pos eksodus mahasiswa itu.

Ketiga wartawan yang dilarang polisi meliput di kampus Universitas Cenderawasih (Uncen) itu adalah Hengky Yeimo (jurnalis Jubi), Benny Mawel (kontributor The Jakarta Post  dan jurnalis Jubi), dan Ardi Bayage (jurnalis SuaraPapua.com). Ketiganya datang di kampus Uncen sekitar pukul 07.00 WP, dan sempat memotret serta merekam video spanduk bertuliskan “Posko Solidaritas Mahasiswa Exsodus Papua” yang dipasang para mahasiswa di pagar gapura kampus Uncen.

Beberapa saat kemudian, serombongan polisi mendekat, dan mencoba merobek spanduk di pagar gapura. Yeimo, Mawel, dan Bayage memotret dan merekam video para polisi itu. Tetapi ada intel polisi menangkap mereka, yang lalu mendorong mereka pergi menuju area parkir motor. Ketiga jurnalis itu memprotes tindakan polisi, dan mencoba memotret dan merekam video lagi.

Intel dan sejumlah polisi kembali menghalangi, hingga berdebat dengan Yeimo, Mawel, dan Bayage. Polisi menyuruh Bayage membuka topinya yang bercorak Papua Nugini. Polisi memaki dan mengucapkan kata-kata kotor, dan menyebut Yeimo, Mawel, serta Bayage sebagai wartawan tidak jelas. Polisi bahkan memakai topi Bayage untuk menyabet kepala wartawan, dan menyebut ketiga wartawan itu provokator.

Loading...
;

Para polisi itu mencatut nama Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Jayapura, untuk menyatakan Kapolresta Jayapura melarang wartawan Jubi meliput berita. Seorang polisi berteriak “mereka tiga wartawan Jubi, wartawan Jubi provokator, kalian tulis berita itu tidak seimbang.”

Benny Mawel membantah tuduhan itu, dan menyatakan mereka bertiga bekerja profesional, independen, dan mematuhi kode etik jurnalistik maupun Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers). Akan tetapi, para polisi tetap memaki Mawel, Hengky, dan Bayage sebagai provokator, dan mendorong dengan kasar badan ketiga wartawan itu.

Mereka melihat Kepala Kepolisian Sektor Abepura ikut menyebut mereka provokator, dan memerintahkan anak buahnya membawa ketiga wartawan itu ke Markas Polsek Abepura. Ketiga wartawan itu sempat mengingatkan tindakan para polisi itu melanggar UU Pers, dan mereka akan melaporkan polisi ke Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Dewan Pers, dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua.

Ketiga wartawan lalu digelandang keluar dari kampus Uncen. Mereka dibawa seorang intel polisi berjalan ke arah Markas Polsek Abepura, namun akhirnya intel polisi itu meninggalkan ketiga wartawan di dekat sebuah apotik di Abepura.

Ketiga wartawan itu akhirnya melaporkan kasus pelarangan liputan itu kepada LBH Papua dan Ketua AJI Kota Jayapura. Ketiga wartawan itu lalu mencoba kembali ke kampus Uncen, untuk mengambil sepeda motor mereka yang terparkir di depan gerbang kampus Uncen. Mereka telah meminta izin untuk mengambil sepeda motor mereka, dan menyatakan tidak akan mengambil foto ataupun video di lokasi itu, namun polisi tidak mengizinkan mereka mengambil sepeda motornya. Pelarangan liputan itu membuat ketiga wartawan tidak bisa memantau tindakan polisi dengan peralatan pengamanan huru-hara seperti tameng dan pentungan yang memasuki kampus Uncen. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top