Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Polisi Nabire tangkap tersangka pemerkosa bocah 10 tahun

Ilustrasi penjara. Pixabay.com/Jubi

Nabire, Jubi – Seorang bocah perempuan berusia  10 tahun yang masih duduk di bangku SD, diperkosa kakak iparnya sendiri .

Kejadian ini berlangsung  pada Jumat malam (22/03/2019) di salah satu rumah kontrakan, di  Kampung Kalisusu Nabire.

Kakak kandung Ayu (nama samaran korban), RB kepada Jubi menuturkan malam itu dia dan suami AA (pelaku) sedang bertamu ke rumah temannya. Lantas sekitar pukul 22.00. saat ngobrol di rumah kerabatnya itu, suaminya mengatakan ngantuk dan ingin tidur. Karena tidak enak dirumah orang, pelaku lantas pulang  duluan.

“Lewat berapa menit, firasat sata tidak enak. saya langsung minta pamit ke teman sebab adik saya sendiri di rumah,” kisah RB , via selulernya, Selasa (26/03/2019).

Sesampainya di rumah, RB mendapati suaminya sedang berbaring di kamar tidur keluarga. RB lalu menengok adiknya yang sedang tidur di kamar sebelah. Dia mendapati adiknya sedang tidur sambil menangis sedih di kamarnya.

Loading...
;

“Adik tidur sambil menangis, saya tanya kenapa kamu menangis, ada apa. Dia bilang tanya saja ke AA . katanya dia  kemaluan dan pahanya diraba-raba. saya langsung balik ke kamar kami dan tanya suami . Tapi dia jawab tidak ganggu adik,” terangnya.

“Kalau tidak betul, kenapa adik saya menangis sebab kalau benar kemaluan dipegang dan ini hal sensitif,” sambungnya.

Kakak korban kecewa, lalu keluar kamar. tiba – tiba suaminya menyusul dan menuturkan jika hanya mengelus – elus paha korban.

RB merasa kecewa, dia lebih mempercayai adiknya dari pada suaminya. Sebab menurutnya, suami membenci adik (korban).

“Saya kecewa, dan sedih. Kenapa adik saya diperlakukan demikian,” tuturnya.

Keesokan harinya, RB mengantar dan menjemput adiknya di sekolah. saat menjemput, RB balik bertanya sama Ayu, apa benar kejadian semalam.

“Lalu adik saya jujur, bahwa kakak iparnya (AA) yang merupakan pelaku telah melakukan hal tersebut. bahkan adik bilang bahwa pada Desember tahun lalu, pelaku juga melakukan hal serupa dan memasukan kemaluannya ke dalam kemaluan adik saya. Saya tidak terima dan langsung lapor ke Polsek Kota,” kisahnya.

Terpisah, Kapolsek Nabire Kota Kompol. Amon Ruwayari membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, kami telah menerima laporan dari RB pada hari Sabtu 23 Maret 2019,” ujar Kompol Amon via selulernya.

Atas laporan tersebut, pihaknya langsung menindak lanjutinya. Saat ini pelaku sedang diamankan di Polsek Nabire.

Pihaknya juga sudah berkordinasi dengan pihak medis untuk melakukan visum terhadap korban.

Selain itu, Istri pelaku juga mengadukan sebab sering mengalami tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh AA.

“Saat ini, kami masih menunggu hasil visum dari pihak medis, dan jika terbukti, maka pelaku akan dijerat dengan UU Perlindungan Anak pasal 81 ayat 1 no 17 tahun 2016 dengan ancaman pidana 5 -15 tahun penjara dan denda paling banyak lima Miliar Rupiah,” katanya.(*)

Editor: Syam Terrajana

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top