Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Polisi PNG selidiki hilangnya ratusan kendaraan ‘APEC’

Mobil Maserati Quattroporte. – RNZI/Wikimedia Commons

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Vila, Jubi – Beberapa mobil Maserati yang dibeli tahun lalu untuk pertemuan KTT pemimpin Asia-Pasifik tidak dapat dilacak, aku Pemerintah PNG, Selasa (12/2/2019), saat meluncurkan penyelidikan untuk mencarinya.

Pemerintah negara itu dihujani kritik keras atas pembelanjaan yang boros – termasuk membeli armada mobil sport yang masing-masing berharga AS$ 150.000 – untuk pertemuan APEC November lalu, namun berjanji untuk menutup pembelanjaan itu dengan menjualnya.

Sekarang, polisi mengakui, mereka tidak tahu di mana mobil-mobil itu berada.

“Satuan polisi yang baru telah dibentuk di Daerah Ibu Kota National Capital District (NCD), untuk memulai pengembalian semua aset negara, termasuk kendaraan-kendaraan yang dibeli untuk pertemuan APEC,” jelas pihak kepolisian dalam sebuah pernyataan.

Loading...
;

Pejabat-pejabat pendukung PM Peter O’Neill mengatakan, mobil mewah itu diperlukan untuk menjaga prestise acara tersebut. Selama pertemuan berlangsung, mereka dapat dilihat terparkir berhari-hari di sebuah gudang dekat dermaga.

Polisi mengatakan telah menahan seorang pria yang menggunakan tanda pengenal APEC, untuk memasuki dermaga dan menyedot bahan bakar dari kendaraan-kendaraan itu.

Polisi PNG ingin memulangkan hampir 300 mobil impor yang dipinjamkan, untuk mengantar para pemimpin dunia di sekitar ibu kota selama pertemuan APEC tahun lalu, kata seorang komandan kepolisian, pada Selasa kemarin.

“Jumlahnya ada 284 kendaraan. Yang dipinjamkan untuk digunakan selama APEC belum dikembalikan,” kata Superintendent Dennis Corcoran, yang memimpin satuan State Asset Recovery Unit.

Kendaraan yang hilang itu termasuk buatan Landcruiser, Ford, Mazda, dan Pajero. Ia menambahkan mobil-mobil Maserati mewah sudah dilacak dan ditemukan.

“40 mobil Maserati dan tiga Bentley sudah ditemukan dalam kondisi baik,” tutur Corcoran kemarin, melalui panggilan telepon dari Port Moresby.

Namun ia membenarkan setidaknya sembilan mobil telah dicuri, suku cadangnya hilang, dan beberapa mobil yang dikembalikan ‘rusak parah’. Polisi yakin enam dari sembilan mobil curian itu masih ada di sekitar Port Moresby, sementara tiga telah sampai di Kota Mount Hagen.

Juru bicara pemerintah PNG, Chris Hawkins, mengatakan sebagian besar kendaraan yang belum dikembalikan itu, ada pada pemerintah atau digunakan oleh tim paramedis, pemadam kebakaran, dan pegawai negeri lainnya. (PINA/AFP/REUTERS/PACNEWS)

Editor: Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top