Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Polisi rilis pelaku penikaman di Wouma dan hasil razia

Kapolda Papua bersama Pangdam XVII/Cenderawasih menggelar konferensi pers di Mapolres Jayawijaya-Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi
Wamena, Jubi – Kepolisian Resor Jayawijaya, Kamis (17/10/2019) menggelar konferensi pers penangkapan pelaku penikaman terhadap seorang warga di Wouma hingga meninggal dunia, serta hasil razia yang dilakukan tim gabungan di Jayawijaya.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw memimpin langsung jumpa pers di Mapolres Jayawijaya bersama Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab yang dihadiri pula bupati dan wakil bupati Jayawijaya.

Dalam keterangannya, kepolisian berhasil menangkap NW (35 tahun) pada Kamis (17/10/2019) dini hari di kampungnya, jalan Trans Kimbim, distrik Pyramid, Jayawijaya.

“NW merupakan pelaku penganiayaan dengan kekerasan yang dialami oleh Deri Datu Padang di dekat jembatan Wouma 12 Oktober 2019 hingga korban meninggal dunia, “kata Waterpauw.

Menurutnya, keberhasil pengungkapan pelaku penikaman tersebut berkat adanya informasi dari masyarakat terkait keberadaan pelaku. Saat dilakukan penangkapan, NW hendak melarikan diri sehingga kepolisian melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan yang bersangkutan.

Loading...
;

“Kata pelaku, ia melakukan perbuatan itu didasari keinginan balas dendam pribadinya, dimana pelaku menghempaskan kemarahannya ke sembarang orang atas apa yang terjadi sebelumnya di Wamena ini,” kata Waterpauw.

Ia katakan, sejauh ini telah ada empat orang saksi yang diperiksa terkait penyelidikan kasus tersebut.

Atas tindakannya, pelaku dijerat pasal 338 subsidaer pasal 351 KUHP yakni pembunuhan berencana dengan penganiayaan berat dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, katanya.

Selain merilis pelaku penikaman, polisi juga menggelar barang bukti hasil razia yang dilakukan oleh aparat keamanan gabungan TNI, Polri dan pemerintah daerah di sejumlah tempat di Jayawijaya terkait penggunaan senjata tajam.

“Dalam minggu ini ada puluhan senjata tajam yang berhasil diamankan kepolisian Polres Jayawijaya. Hal ini untuk memberikan rasa nyaman kepada seluruh warga di Jayawijaya, selain itu dengan operasi yang dilakukan dapat menciptakan situasi dan kondidi Kabupaten Jayawijaya yang lebih aman dan kondusif,” kata Waterpauw.

Dia berharap masyarakat di Jayawijaya untuk tidak lagi membawa alat-alat tajam ke tengah kota atau di pinggir jalan. Karena itu akan membuat warga yang lain merasa resah juga dapat menciptakan hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Jayawijaya, Yohanis Tuku mengapresiasi pengungkapan pelaku oleh aparat dengan batas waktu seminggu yang diberikan IKT ternyata dalam waktu lima hari sudah terungkap.

“Dengan ini saya mengimbau seluruh warga bahwa sudah saatnya menyimpan seluruh sajam dan tidak dibawa ke tempat-tempat umum, serahkan sepenuhnya ke pihak keamanan,” katanya.

Sementara itu Bupati Jayawijaya, Jhon Ricahard Banua menyampaikan jika razia senjata tajam dilakukan bagi seluruh warga masyarakat yang ada di Jayawijaya.

“Razia yang dilakukan tidak membedakan siapa-siapa, baik orang asli Papua dan juga non Papua tetap dirazia, dalam upaya mendukung kepolisian dalam hal melakukan sweeping senjata tajam di kota Wamena khususnya,” katanya. (*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top