Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Polisi tetapkan tiga tersangka pasca demonstrasi di Wamena

Gubernur Papua saat berdialog dengan pengungsi di Kodim 1702/Jayawijaya – Jubi. Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepolisian Resor Jayawijaya menetapkan tiga orang sebagai tersangka pasca demonstrasi yang diwarnai amuk massa di Kota Wamena, Kabupaten Jawijaya, Papua pada 23 September 2019.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangan persnya, Kamis (26/9/2019).

“Yang diamankan 17 dan kini yang ada di Polres Jayawijaya lima (orang), tiga sudah tersangka. Yang lainnya sudah dipulangkan. Dua ke arah tersangka dimungkinkan karena masih dilakukan pendalaman, mengumpulkan barang bukti dan saksi-saksi,” kata Kombes Pol A.M. Kamal.

Menurutnya, setelah dilakukan penyisiran di kampung-kampung di pinggir Kota Wamena, ditemukan beberapa jenazah. Jumlah korban meninggal dunia yang semula sebanyak 29 orang, kini menjadi 31 orang.

Loading...
;

Korban luka sebanyak 76, kendaraan roda enam dan roda empat yang rusak dan dibakar sebanyak 224 unit, sepeda motor 150 unit, ruko yang rusak dan dibakar sebanyak 465 unit, rumah sebanyak 165 unit, lima perkantoran dibakar dan 15 lainnya dirusak, dan 15 unit fasilitas umum dirusak.

“Korban meninggal sebagian telah dievakuasi ke Jayapura untuk dimakamkan di kampung halamannya. Yang lainnya dimakamkan di Wamena,” ujarnya.

Katanya, situasi Kota Wamena kini telah kondusif. Jumlah aparat keamanan yang ada di wilayah itu dinilai cukup untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Wamena.

“Di bandara sudah ada tim, di tempat pengungsian juga ada tim melakukan pengamanan, tim patroli juga ada. Kami memastikan kepada warga Wamena, kami ada di Wamena untuk memberikan perlindungan kepada semua warga,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe saat berkunjung ke Wamena sehari sebelumnya berharap, tak ada lagi kejadian seperti itu di daerah tersebut.

“Yang terjadi di Jayawijaya ini di luar dugaan. Pemerintah kabupaten juga tidak tahu karena ini tiba-tiba,” kata Lukas Enembe. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top