Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

PON XX Papua 2020 tidak jadi ditunda, klaster dan cabang olahraga dikurangi

Gubernur Papua, Lukas Enembe menjawab pertanyaan para wartawan usai menggelar pertemuan tertutup dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019). – Jubi/Yuliana Lantipo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Gubernur Papua Lukas Enembe menegaskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2020 akan tetap berlangsung sesuai jadwal pada 20 Oktober hingga 2 November 2020. Kepastian itu disampaikan Enembe usai bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo dan sejumlah menteri yang terkait penyelenggaraan PON, di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019).

Wacana untuk menunda pelaksanaan PON XX Papua berkembang karena banyaknya kendala dalam persiapan penyelenggaraan PON di Papua. Gubernur Papua Lukas Enembe menemui Presiden pada Senin, dengan didampingi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua/Ketua Harian Panitia Besar (PB) PON XX Papua Yunus Wonda, Ketua Majelis Rakyat Papua Timotius Murib, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Papua Hery Dosinaen, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua Alexander Kapisa.

Enembe menyatakan dalam pertemuan di Istana Negara pada Senin itu ia memberitahu Presiden Joko Widodo bahwa pembangunan arena pertandingan baru setengah jalan. Enembe juga telah meminta tambahan waktu bagi Papua dan Panitia Besar PON XX Papua untuk mempersiapkan penyelenggaraan PON. Akan tetapi, usulan itu ditolak Presiden.

“Intinya, Presiden tetap mau (tahun) 2020. Saya [sudah memberita] tahu tadi, persiapan kita baru 50 persen untuk semua venue,” kata Lukas Enembe di luar halaman Istana Negara.

Loading...
;

Selain menyepakati PON XX Papua tetap berlangsung sesuai jadwal, pertemuan Gubernur Papua dan Presiden RI itu juga menyepakati pengurangan klaster atau gugus wilayah penyelenggaraan PON XX Papua. Awalnya, PON XX Papua akan diselenggarakan di lima gugus wilayah, yaitu Jayapura, Biak, Jayawijaya, Mimika, dan Merauke. Nantinya PON XX Papua hanya akan diselenggarakan di tiga gugus wilayah.

“Presiden memutuskan [PON hanya diselenggarakan] di tiga tempat penyelenggaraan-yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Timika. Tiga itu saja,” ucap Gubernur.

Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan dan diperlombakan dalam PON XX Papua. “Dari 47 cabang olahraga dikurangi menjadi 37 cabor,” kata Gubernur Enembe yang tidak merinci cabang olahraga apa saja yang dicoret dari PON XX Papua.Ia menyatakan tiga keputusan itu akan segera ditindaklanjuti dengan pertemuan lanjutan dengan Presiden Joko Widoo, guna memeriksa perkembangan persiapan penyelenggaraan PON XX Papua.

Sebelumnya, Gubernur Enembe mewacanakan penundaan pelaksanaan PON XX Papua 2020, karena PB PON XX Papua belum mengadakan peralatan pertandingan yang dibutuhkan. Awalnya, PB PON XX Papua akan meminjam peralatan pertandingan bekas pakai Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Akan tetapi, peralatan pertandingan Asian Games ternyata sudah dialihkan kepada para pengurus organisasi induk cabang olahraga dan Komite Olahraga Nasional Indonesia.

Gubernur Enembe menyatakan pengadaan peralatan pertandingan PON XX Papua akan dibantu oleh mantan Ketua Panitia Penyelenggaran Asian Games Indonesia atau Inasgoc, Erick Thohir “Presiden sarankan [PB PON XX Papua] beli [peralatan pertandingan] baru. Kita sudah percayakan kepada Erick Tohir untuk [menyiapkan upacara] pembukaan, penutupan maupun [pengadaan] peralatan [pertandingan],” jelas Lukas Enembe.

Sebelumnya, rapat persiapan penyelenggaraan PON XX Papua di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga berlangsung pada Kamis (22/8/2019). Dalam rapat itu, Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewabroto menyatakan Kemenpora akan ikut membantu pengadaan peralatan pertandingan PB PON XX Papua.

“Pada 2020, kami mengalokasikan anggaran bantuan peralatan PON senilai Rp191 Milyar. Ini memang sangat kecil, sehingga kami berharap Pemerintah Provinsi Papua maupun organisasi induk cabang olahraga bisa membantu penyediaan peralatan pertandingan PON Papua,” kata Gatot melalui siaran pers yang diterima Jubi.

Plt. Disorda Papua Alexander Kapisa menyampaikan Pemerintah Provinsi Papua telah menganggarkan dana pengadaan peralatan pertandingan PON XX Papua senilai Rp450 miliar. “Untuk tahun 2019, [pengadaan peralatan pertandingan itu dianggarkan] dalam APBD Perubahan, senilai Rp100 Milyar. Untuk tahun 2020, akan dialokasikan Rp300 miliar, sehingga secara keseluruhan nilainya Rp450 Milyar.” kata Alexander Kapisa. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top