Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Popnas: Tim dayung Papua targetkan tiga emas 

Tim dayung putri Papua saat tampil di babak penyisihan Pekan Olahraga Pelajar Nasional atau Popnas 2019 yang digelar di Situ Cipule, Karawang, Jawa Barat. – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kerawang, Jubi – Tim dayung Papua menargetkan tiga emas dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional atau Popnas 2019 yang digelar di Situ Cipule, Karawang, Jawa Barat. Nomor lomba quadruple putra, canoing putri, dan kayak putri digadang-gadang menjadi pundi-pundi emas tim dayung Papua.

Pelatih Dayung Papua Josua Pattirane, mengatakan untuk cabang olahraga dayung yang dipertandingkan selama tiga hari kedepan adalah nomor rowing, disusul nomor canoing pada Kamis hingga Sabtu pekan depan.

“Kami ingin atlet tetap fokus pada setiap pertandingan. Target yang diharapkan bisa tercapai,” kata Pattirane di Karawang, Jawa Barat, Minggu (17/11/2019).

Menurut Pattirane, peluang Papua untuk meraih medali emas ada pada puadruple putra, canoing dan kelas kayak putri. Pattirane menyebut secara umum kekuatan atlet pelajar Popnas merata. Kesiapan dan mental masing-masing atlet akan jadi penentu prestasi mereka.

Loading...
;

“Tim dayung Papua berjumlah 20 orang. Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Papua,” ujarnya.

Untuk pertandingan Minggu, tim Papua yang turun di kelas empat putra (Men’s Quadruple Sculls Repechage/M4XR) jarak 2000 meter, langsung menuju babak final karena hanya diikuti Provinsi Papua, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur dan Sulawesi Tenggara.

“Sebelum babak final, nomor Men’s Quadruple Sculls Repechage/M4XR akan dilakukan kualifikasi nomor star. Tim dayung Papua di kelas empat putra diperkuat Yusak Apaseray, Hardi Wanma, Yuan Andriy Maniagasai dan Erik Doromi.,” jelasnya.

Di kelas 4 putri (Women Quadruple (W4X), tim Papua masih harus berjuang keras untuk mencapai babak final. Sebab di babak penyisihan yang berlangsung Minggu (17/11/2019) pagi, Alfanita Tokoro, Aldestha Pepuho, Popi Hatu dan Yosina Doromi kalah bersaing dengan atlet dari Jawa Barat, Maluku dan DKI Jakarta.

Manajer tim dayung Papua, Olof Monim dikesempatan yang sama meminta atlet dayung Papua untuk fokus dalam pertandingan dan tidak berpikir soal medali.”Popnas ini untuk mengukur hasil pembinaan yang sudah dilakukan selama ini di PPLP. Jangan takut gagal, bertanding dulu untuk meningkatkan kemampuan menuju prestasi nasional,” ujar Olof. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top