Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Presiden Bougainville dan Menteri Urusan Bougainville PNG akan buka referendum

Presiden Bougainville, John Momis, dan Menteri Urusan Bougainville, Sir Puka Temu, akan membuka referendum dengan memilih di Taman Bel Isi pada Sabtu, 23 November, pukul 7.00 pagi. – Post Courier

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Buka, Jubi – Presiden Bougainville, John Momis dan Menteri Urusan Bougainville, Sir Puka Temu, akan dikawal oleh beberapa kelompok singsing tradisional untuk memilih dalam referendum, pada hari pertama, Sabtu besok, di Taman Bel Isi.

Ini akan dengan resmi menandai dimulainya momen pemungutan suara bersejarah yang ditunggu-tunggu oleh 300.000 orang Bougainville.

Anggota parlemen (MP) Lokal dari daerah Tsitalato, Fidelis Semoso, mengumumkan bahwa kantornya serta dua pemerintah lokal, Tsitalato Rural dan Tsitalato Urban, telah diberikan kehormatan untuk mengawal Presiden Momis saat ia memberikan suaranya di Taman Bel Isi pada Sabtu, 23 November, pukul 7.00 pagi waktu Bougainville, atau pukul 8.00 pagi waktu PNG.

Semoso berkata lebih dari 200 bendera Bougainville telah dipesan dan akan dikibarkan pada Sabtu pagi, untuk secara resmi menandai dimulainya momen bersejarah bagi Pulau Bougainville, suatu proses yang akan menentukan nasib politik pulau itu – apakah mereka memilih otonomi atau merdeka dan menjadi negara termuda di dunia.

Loading...
;

Minggu ini, lebih dari 600 pegawai referendum dan sekitar 250 pengamat akan memulai tugasnya di seluruh wilayah di pulau itu, di luar PNG dan luar negeri, khususnya di Kepulauan Solomon, Brisbane, dan Cairns, untuk memulai pemungutan suara.

Satu tim dari pemerintah pusat juga diharapkan akan berada di lapangan saat pembukaan referendum itu.

Sementara itu Presiden John Momis juga telah meminta media internasional agar berhati-hati dalam pelaporannya mengenai Bougainville selama periode penting ini. “Kita semua berkomitmen untuk suatu resolusi damai dari masa lalu. Meski media memainkan peran penting dalam proses ini, dalam lingkungan pasca-konflik, saya mengingatkan agar pelaporan yang dilakukan sensitif dan seimbang untuk menghindari informasi yang salah.” (Post Courier)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top