Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Psikolog sebut jiwa Caleg Bangka Belitung dalam kondisi baik

Ilustrasi kesehatan mental, pixabay.com

Diharapkan tidak terjadi perubahan jika yang bersangkutan gagal menjadi anggota legislatif.

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sungailiat, Jubi  – Psikolog dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rakkmawati, mencatat semua calon legislatif peserta Pemilu 2019 dinyatakan jiwanya baik. Kondisi itu diharapkan tidak terjadi perubahan jika yang bersangkutan gagal menjadi anggota legislatif.

“Hasil pemeriksaan awal seluruh caleg baik untuk tingkat kabupaten, kota, provinsi dan pusat yang ikut dalam peserta pemilu 2019 dinyatakan jiwanya baik,” kata Rakkmawati,  Selasa, (26/3/2019).

Berita terkait :Pemberkatan caleg supaya tahan mental

Loading...
;

Caleg sudah bisa beriklan di media massa

Polda siap Metro buru Caleg cabul

Rakkmawati menyebutkan semangat positif dan tujuan yang jelas bagi Caleg sebagai peserta Pemilu hendaknya ditanamkan sehingga siap menerima apa pun yang terjadi dari hasil Pemilu.

Rakkmawati menyarankan bagi caleg yang gagal dalam pemilu, hendaknya dapat melakukan berbagai usaha atau kiprah untuk membantu masyarakat. “Karena tujuan menjadi anggota dewan juga untuk mewakili masyarakat,” kata Rakkmawati menjelaskan.

Kasi Pelayanan Rumah Sakit Jiwa (RSJ), Martha Cahyadinata, mengatakan tidak menyediakan persiapan khusus setelah pelaksanaan Pemilu.

“Kami tidak menyediakan sarana atau layanan khusus bagi calon caleg yang gagal terpilih dalam Pemilu,” kata Martha.

Baca juga : Abock Busup: Caleg jangan tipu masyarakat

Caleg di Nabire enggan bayar pajak baliho

Banyak caleg minim dana tapi kaya intelektual

 

Namun ia menjamin tetap memberikan pelayanan jika ada Caleg yang membutuhkan pelayanan kesehatan atau bantuan psilokong ataupun psikiater. Menurut Martha RSJ Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyediakan dua orang tenaga psikiater dengan empat orang tenaga psikolog klinis untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Ia mengaku pada Pemilu 2014 lalu terdapat sejumlah Caleg yang gagal dalam Pemilu yang membutuhkan pelayanan psikilog atau psikiater namun hanya sebatas konsultasi. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top