Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Puluhan hektare sawah di Kabupaten Agam terancam kekeringan

Ilustrasi kekeringan, pixabay.com

Irigasi tertimbun tanah longsor akibat curah hujan terlalu tinggi melanda daerah itu sejak Jumat (22/2/2019) pagi.

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Lubukbasung, Jubi – Puluhan hektare persawahan milik warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terancam kekeringan setelah dua jaringan irigasi di Jorong Labuang, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, tertimbun longsoran tanah akibat curah hujan tinggi melanda daerah itu.

Dua saluran irigasi tertimbun longsor itu berasal dari Kali Cendek sepanjang 35 meter dan tinggi 50 meter, Kali Pauh sepanjang 50 meter dengan ketinggian 40 meter.

“Sawah seluas 40 hektare yang terancam kekeringan ini sudah ditanami padi sejak sebulan yang lalu, sehingga sangat membutuhkan air,” kata Kepala Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Wahyu Bestari, Jumat, (22/2/2019).

Loading...
;

Baca juga : Petani Kampung Waninggap Nanggo minim alat pertanian

BPBD setempat melakukan gotong royong dengan pemerintah nagari, pemerintah kecamatan dan masyarakat untuk membuat irigasi baru, untuk mengatasi ancaman kekeringan. Namun dengan kondisi tanah di sekitar masih labil, maka irigasi yang dibuat kembali terban atau runtuh.

“Irigasi baru yang dibuat itu kembali terban akibat tanahnya masih labil,” kata Wahyu menambahkan.

Kondisi itu membuat Dinas Pekerja Umun dan Tata Ruang setempat mengusulkan penanganan darurat dengan cara memasang pipa sepanjang irigasi yang runtuh. Pemasangan irigasi itu bakal dilakukan dalam waktu dekat, sehingga air akan lancar ke lahan sawah milik petani.

“Mudah-mudahan pemasangan pipa itu akan selesai minggu depan, agar petani tidak kesulitan mendapatkan air untuk sawah mereka,” kata Wahyu menjelaskan.

Baca juga : Hujan dan banjir, petani sayuran di Sentani merugi

Irigasi itu tertimbun tanah longsor akibat curah hujan terlalu tinggi melanda daerah itu sejak Jumat (22/2/2019) pagi. Pemerintah setempat sedang melakukan pendataan kerugian akibat kejadian itu. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top