Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Puncak Jaya terbaik dalam penyaluran dana desa 2019

Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen (kanan) saat memberikan penghargaan kepada Pelaksana tugas Sekda Puncak Jaya, Tumiran – Jubi/Alex

Patut diapresiasi, apalagi melihat kondisi geografis Puncak Jaya yang terpencil jauh dari kota

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kabupaten Puncak Jaya (Puja) menjadi daerah terbaik dalam penyaluran dana desa tahun 2019. Hal ini berdasarkan hasil penilaian Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua.

“Pencapaian itu patut kita apresiasi, apalagi melihat kondisi geografis Puncak Jaya, yang terpencil jauh dari kota. Namun bisa memberikan hasil yang luar biasa,” kata Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen, Kamis (21/11/2019).

Baca juga : Alokasikan dana desa untuk cegah stunting

218 kampung di Jayawijaya belum cairkan dana desa tahap dua 2019

Loading...
;

Masyarakat Pegaf anggap dana desa adalah ‘Dana Jokowi’

Hey mengatakan kinerja yang dicapai pemerintah Kabupaten Puncak Jaya patut menjadi kabupaten lain yang ada di Papua.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua Arif Wibawa, mengatakan penilaian yang dilakukan berdasarkan indikator kinerja keuangan, saat pencairan dana desa tahap pertama sebanyak 25 persen. Pemerintah Puncak Jaya menyampaikan pertanggungjawaban atau persyaratannya paling cepat, baik APBD maupun dalam proses pencairan dana yang lebih awal.

“Saya pikir ini perlu di contoh oleh kabupaten lain di provinsi Papua,” kata Arif.

Ia menekankan penggunaan dana desa sesuai aturan yang berlaku, yakni saat dana desa sudah cair ke rekening negara, lalu ke rekening kas daerah ada batas waktunya.

“Kalau di kami itu maksimal tujuh hari. Dalam tujuh hari itu sudah harus tersalur ke rekening kas desa, biar dananya cepat berputar dan segera ada kegiatan-kegiatan di desa,” ujar Arif menjelaskan.

Pelaksana tugas (Plt) Sekda Kabupaten Puncak Jaya, Tumiran mengaku sangat bersyukur atas hasil kerja keras yang telah dicapai dalam memanfaatkan dana desa.

“Meskipun kami berada di daerah pedalaman dengan tingkat kesulitan dan tingkat kemahalan tertinggi di Indonesia,” kata Tumiran.

Menurut dia, semangat dan kerja keras dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) membuat menejemen penggunaan dana desa bisa tercapai. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top