Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Puskesmas Kota Jayapura terapkan standar pelayanan minimal

Wali Kota Benhur Tomi Mano (kiri) saat penandatanganan penyerahan kendaraan dinas kepada Dinas Kesehatan Kota Jayapura – Jubi/Ramah.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Berdasarkan penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) layanan kesehatan masih kurang efektif di Kota Jayapura. Kondisi itu diakui Wali Kota Benhur Tomi Mano.

“Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat. Setiap orang berhak mendapatkan pelayanan dan perawatan kesehatan,” kata Mano, Kamis (12/12/2019).

Dia mengatakan puskesmas berperan penting sebagai penyedia layanan kesehatan di tingkat dasar. Mereka bisa memberi langkah pertolongan pertama sehingga masyarakat tidak harus langsung berobat ke rumah sakit.

“Dana BOK (bantuan operasional kesehatan) untuk meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Itu melalui kegiatan promotif maupun preventif sehingga target SPM (standar pelayanan minimal) tercapai,” jelas Mano.

Dia menginstruksikan jajarannya, termasuk seluruh puskesmas memperbaiki kinerja agar predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK dapat dipertahankan. Karena itu, verifikasi penggelolaan dana harus secepatnya dilakukan terhadap puskesmas.

Loading...
;

“Verifikasi secepatnya dilakukan sebelum Natal. Harus ada petunjuk tertulis terhadap jaminan (layanan) dan kebutuhan tenaga kesehatan,” kata Mano.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari mengatakan mereka baru memulai penerapan SPM di 13 puskesmas pada tahun ini. Pembiayaannya bersumber dari dana BOK.

“Anggaran setiap puskesmas hanya Rp600 juta setahun. Selama ini, ada yang (menerapkan) SPM, dan ada yang tidak,” kata Antari. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top