Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Racikan strategi ala JFT

Persipura saat menahan imbang tuan rumah PSS Selaman dengan skor 1-1 dalam lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2019 – Jubi/PT Liga Indonesia Baru.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sepuluh laga sudah dijalani Boaz Solossa dan kawan-kawan dalam kompetisi Shopee Liga 1 2019 dibawah asuhan pelatih berkebangsaan Brasil, Jacksen Tiago. Dari 10 laga tersebut, JFT sapaan akrabnya hanya sekali kalah membawa Persipura, melawan mantan klubnya Persebaya Surabaya dengan skor 0-1.

JFT juga hanya meraih dua kali hasil imbang yaitu dengan tuan rumah Bornoe FC dan PSS Sleman dengan skor yang sama yaitu 1-1. Selebihnya, Persipura mendulang tiga poin.

Mutiara Hitam julukan Persipura pun hingga pekan ke 17 telah mengemas 27 poin dan berada di posisi tujuh klasemen sementara. Kedatangan JFT kembali membawa aura juara bagi klub yang sudah mengantongi empat kali juara Liga Indonesia dan beberapa gelar juara di level turnamen resmi.

Sebelum ditangani JFT, Persipura hanya mengumpulkan empat poin dari tujuh laga yang dijalani dan tersangkut di zona degradasi.

Loading...
;

Manajemen pun bergerak cepat dengan mendatangkan JFT. Prosesnya pun alot, karena JFT masih berpikir untuk kembali melatih Tinus Pae dan kawan-kawan.

Namun, JFT pun luluh, dan mau kembali ke tanah Papua. Kedatangannya memberikan 23 poin dari 10 laga yang dijalaninya. Dan ini merupakan bentuk come back yang positif, karena di klub lamanya, JFT pun harus mengundurkan diri karena tidak dapat memenuhi ekspetasi dari manajemen Barito Putra.

Klub-klub yang pernah merasakan kekalahan dari Persipura sejak ditangani JFT diantaranya, Madura United (kalah 1-0), Bahayangkara FC (kalah 0-1), PSIS Semarang (kalah 3-1), Kalteng Putra (kalah 2-0), Barito Putra (kalah 0-4), Persela Lamongan (kalah 2-0), dan Persija Jakarta (kalah 2-0).

Sedangkan tim yang berhasil mengalahkan Persipura adalah Persebaya Surabaya, dan tim yang berhasil menahan imbang Persipura adalah Borneo FC dan PS Sleman. Persipura bisa menambah pundi-pundi poinnya apabila di laga selanjutnya Persipura yang bertindak selaku tuan rumah bisa mengamankan tiga poin.

Tiga laga home Persipura tersebut diantaranya menantang Persib Bandung pada 23 September 2019, menantang PSM Makassar pada 27 September 2019, dan menantang PS Tira-Persikabo pada 2 Oktober 2019. Tiga laga kandang tersebut dilaksanakan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Menanggapi sejumlah kemenangan yang diraih Persipura bersama JFT, mantan pelatih Persipura Luciano Leandro mengatakan, JFT mampu mengembalikan kepercayaan diri skuat Persipura. Hal tersebut yang menjadi faktor utama dalam kebangkitan Persipura.

“Setelah Persipura menang pertandingan, kepercayaan kembali dan tentu saja kerja dari Jacksen itu menjadi faktor positif untuk tim, dan Soal rekam jejaknya sebagai pelatih, dia sudah terbukti adalah salah satu yang terbaik di Indonesia,” kata Luci sapaan akrabnya kepada Jubi melalui sambungan telepon selularnya, Sabtu (21/9/2019).

Kata Luci, dirinya sangat mengetahui kualitas dari para pemain Persipura namun sayang, dirinya tidak dapat memanfaatkan kualitas dari Boaz Solossa dan kawan-kawan. Malah kegagalan yang diraihnya, hingga didepak oleh manajemen karena dari tujuh laga yang dijalaninya, dirinya hanya bisa memberikan empat poin bagi Persipura.

“Persipura sudah dari dulu bermain bagus di beberapa pertandingan, tapi memang hasil bagus tidak datang saat saya melatih. Jacksen adalah seorang saudara bagi saya, kami sudah kenal sejak lama, pernah bermain bersama di Brasil dan juga di Indonesia, keluarga kita juga sudah pernah tinggal satu rumah. Harapan saya, semoga Persipura tetap dengan tren positif,” ujarnya.

 

Rahasia sukses ala JFT

Pelatih Persipura Jayapura Jacksen Tiago mengaku tidak banyak melakukan perubahan signifikan dalam skuadnya saat ini di Shopee Liga 1 2019. Meskipun begitu, ia mampu menghadirkan tren positif bagi Persipura hingga laga ke-17 kompetisi Shopee Liga 1 2019.

“Kuncinya adalah kami sudah mengenal sejak lama dan saya tahu persis kemampuan anak-anak Persipura sehingga saya cuma fokus pada kelebihan mereka saja,” kata JFT kepada Jubi belum lama ini.

Dikatakan, hal utama yang dilakukannya saat kembali menukangi Persipura adalah membenahi mental dan juga fisik para pemain, yang menurutnya sedang dalam kondisi tak bagus. Selain pembenahan mental, dirinya mencoba untuk membangkitkan motivasi dan membuat konsep latihan seperti strength fisik dan mempercepat proses recovery.

“Kalau pemain semuanya sudah bugar dan percaya diri mereka mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Saya juga berusaha untuk meningkatkan performa pemain dengan menerapkan organisasi permainan secara merata baik dari segi bertahan hingga menyerang,” ujarnya.

Kata JFT, dirinya ingin semua komponen yang ada dalam skuat Persipura bisa menjalankan perannya secara detil. Menurutnya, hal tersebut bahkan sudah dijalankan oleh Boaz Solossa cs dengan sangat baik.

“Itu yang saya fokuskan dan kami coba membangun organisasi permainan dan semua pemain terlibat dalam permainan bertahan dan menyerang sehingga tidak ada celah kepada lawan untuk bisa menyerang kita dengan mudah. Saya rasa pemahaman itu bisa dijalankan oleh anak-anak dan kita bisa dapat hasil yang jauh dari harapan dan melebihi ekpektasi sebelumnya,” katanya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top