Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ratusan korban banjir di Sentani Barat tak tersentuh bantuan

Suasana pengungsian Posko Dusun Mulia,RT 03/RW 03 Kampung Sabon Sabron Sari, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura- Piter Lokon/Jubi.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – 167 Orang korban banjir bandang Kali Sabron Jayapura belum tersentuh bantuan. Ratusan korban tersebut membutuhkan bantuan berupa makanan, obat-obatan hingga pakaian layak pakai.

Jurnalis Jubi di lapangan memotret kondisi pengungsian yang dihuni ratusan korban banjir di Kampung Sabron Sari Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura. Jarak puluhan kilo harus ditempuh untuk sampai di lokasi pengungsian ini.

Ketua Posko Pengungsian, Tomas Yoman mengatakan, dua Gereja dan 28 rumah rusak diterjang banjir. Akibatnya 41 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi ke daerah dataran tinggi yang aman dari Banjir.

“Kami di sini ada dua Gereja yaitu Gereja Baptis Imam Sabron  dan Gereja Gidi Eben Haezer Mulia dengan jumlah jemaat 167 orang terdiri dari 41 KK, 85 orang Laki-laki, 70 orang Perempuan, Bayi 7 orang. Sejak kejadian banjir bandang 16 Maret hingga 27 Maret kami masih ada di sini Dusun Mulia RT 03, RW 03,” kata Tomas Yoman ketika ditemui Jubi, Rabu (27/03/2019).

Loading...
;

Tomas mengatakan, para pengungsi mulai mengalami sakit selama berada di pengungsian. Beberapa ibu hamil dan anak-anak membutuhkan penanganan medis karena mengalami sejumlah gejala penyakit.

“Ada 5 orang bayi laki-laki, 2 orang bayi perempuan, 5 orang ibu hamil dan sakit 4 orang laki-laki, 5 orang perempuan dengan jumlah 21 orang membutuhkan pertolongan obat dan psikolog,” tambahnya.

Banjir yang terjadi, kata Tomas juga menyebabkan kerugian bagi masyarakat. Saat ini mereka juga berharap ada bantuan mesin untuk membersihkan pasir yang menumpuk pasca banjir.

“Kami membutuhkan bantuan mesin air sebanyak 3 buah dan mesin gergaji 3 buah untuk potong kayu-kayu besar yang masuk di halaman, selang atau pipa untuk kita tarik air bersih karena penampung air yang selama ini digunakan rusak (hancur), maka kami usulkan kepada pemerintah, air dan mesin, pakaian layak pakai,” kata Yoman.

Yoman menjelaskan, selama ini mereka tidak menerima bantuan secara langsung melainkan melalui Kampung Sabron Sari, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura.

“Selama ini kami terima bantuan Sembako semua dari Posko Induk Kampung Sabron. Sebenarnya Posko kami ini yang mengalami korban banjir bandang lebih parah. Tetapi sumbangan semua melalui posko induk. Pemerintah tidak langsung turun lihat kondisi kita. Kami sangat mengharapkan melihat kondisi kami juga, supaya lihat langsung keadaannya seperti apa,” ujarnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Bama (bantuan makanan), Posko Dusun Mulia, Betius Wenda berharap, Pemerintah dan pihak-pihak yang peduli kemanusian bisa memberi perhatian langsung di Posko mereka.

“Kami membutuhkan perhatian langsung untuk melihat kondisi di sini. Berharap bantuan ke depan bisa dibawa langsung ke Posko kami. Tak lupa juga sampaikan terima kepada semua pihak yang memberikan bantuan dan termasuk Posko induk yang memberikan Perhatian. Tuhan memberkati Mereka yang membantu kami,” kata Wenda.(*)

 

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top