Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Realisasi PAD Kota Jayapura sudah Rp42 miliar 

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Jayapura, Robby K Awi saat diwawancara – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura per 18 Maret 2019 sudah mencapai Rp42 miliar. Tahun ini Bapenda Kota Jayapura menargetkan PAD senilai Rp195 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura Robby K. Awi menyatakan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai Rp42 miliar itu terutama didapatkan dari pembayaran pajak reklame, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta (Pajak Bumi dan Bangunan). “Yang paling banyak memang dari pajak reklame, BPHTB, dan PBB. Jumlah wajib pajak di Kota Jayapura ada 50.104 wajib pajak,” kata Awi di Jayapura, Selasa (19/3/2019).

Awi menyatakan optimis target PAD Kota Jayapura senilai Rp 195 miliar akan terpenuhi. “Target PAD pada 2018 sebanyak Rp186 miliar, tapi ternyata kami berhasil mendapatkan PAD senilai Rp198 miliar. Kami optimis target PAD 2019 bisa tercapai, bahkan bisa melebihi target itu,” jelasnya.

Guna mengoptimalkan penerimaan PAD, Bapenda Kota Jayapura gencar mengawasi wajib pajak. “Harapan kami kepada wajib pajak agar membayar tepat waktu kalau menunda akan menjadi piutang sehingga memberatkan untuk membayar. Jika, sudah membayar pajak tepat waktu maka aktifitas wajib pajak tidak terganggu. Kalau sudah membayar pajak diberikan pemberitahun sudah membayar pajak, kalau belum terus kami ingatkan agar bayar pajak,” katanya.

Loading...
;

Salah satu warga, Mika Tabuni menghimbau kepada pemerintah Kota Jayapura agar menggunakan pajak dengan sebaik-baiknya, dengan mengutamakan pembangunan dan penyediaan kebutuhan masyarakat seperti air bersih, kesehatan, pendidikan dan pembangunan jalan.

“Kalau diprioritaskan program untuk warga, maka warga bisa merasakan dampak dari pajak yang mereka bayarkan, sehingga warga tidak (merasa) sia-sia (membayar pajak). Harus ada kontribusinya untuk warga di Kota Jayapura,” ungkapnya.

Menurut Tabuni, selama ini pemerintah Kota Jayapura sudah menggunakan pajak dengan baik, seperti pembangunan jalan, lampu jalan, tersedianya layanan kesehatan 24 jam, penyediaan air bersih, pendidikan dan adanya jembatan Youtefa. “Karena pajak ini dari warga, maka juga harus kembali juga dinilmati oleh warga,” jelasnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top