Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Referendum Bougainville tak boleh ditunda lagi

Menteri urusan Bougainville, Sir Puka Temu, bicara di hadapan parlemen PNG, Kamis lalu (27/6/2019). – The National

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi – Menteri urusan Bougainville PNG, Sir Puka Temu, berkata referendum Bougainville tidak boleh ditunda lagi dan harus menerima pendanaan sepenuhnya.

Sir Puka, dalam laporan singkatnya ke Parlemen, Kamis kemarin (27/6/2019), menegaskan bahwa referendum itu harus dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang ada.

Setelah mengunjungi Bougainville baru-baru ini, Sir Puka berbagi tentang sejumlah pertemuan dan diskusi yang ia adakan dengan berbagai kelompok, termasuk komisi referendum Bougainville, Bougainville Referendum Commission, dan pemerintahan otonom Bougainville, Autonomous Regional of Bougainville.

“Referendum ini adalah referendum yang tidak mengikat secara hukum, dan harus dinegosiasikan sebelum ia tiba di Parlemen untuk diratifikasi. Hasil ini akan menjadi hasil yang dinegosiasikan di hadapan Parlemen, bagi kita para pemimpin, untuk meratifikasinya.”

Loading...
;

“Komitmen referendum harus dilakukan di bawah proses yang damai; itu adalah inti dari perjanjian perdamaian. Dalam segala hal yang kita kerjakan, perdamaian harus dijaga.”

“Tugas kita adalah untuk bekerja sama dengan semua orang di Bougainville, untuk memastikan bahwa proses referendum ini diselesaikan,” kata Sir Puka

Dia menambahkan dua kegiatan besar yang sedang direncanakan dan akan segera dilaksanakan, suatu program rekonsiliasi nasional dan program perdamaian dengan mantan pasukan gerilyawan. Menurut Sir Puka tanggal yang pasti untuk dua kegiatan tersebut belum dapat ia berikan, dan bahwa dia sekarang sedang dalam proses mendatangkan sumber daya yang ada dengan bantuan pemerintah Australia dan Selandia Baru.

“Hal ini sangat penting karena ini akan memulai dan menjamin keamanan dan proses referendum.”

“Bougainville Referendum Commission memiliki kerangka waktu yang sangat ketat dalam hal sumber daya yang diperlukan. Kita bekerja sama dengan BRC untuk memastikan bahwa mereka bisa menyelesaikan semuanya,” tambah Sir Puka.

Sir Puka akan memberikan laporan yang terperinci di Parlemen dalam beberapa waktu ke depan. (The National)


Editor: Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top