Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Rencana penyegelan GOR Hiad Sai, Hengky Ndiken: Itu langkah tepat pemilik ulayat

Salah seorang putra Marind-Buti, Hendrikus Hengky Ndiken – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Rencana Yulius Yogi pemilik tanah melakukan penyegelan GOR Hiad Sai mendapat dukungan dari salah seorang putra Marind-Buti, Hendrikus Hengky Ndiken.

“Saya dukung kalau Yogi melakukan penyegelan. Karena sepertinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tak mempunyai niat baik membayar ganti rugi tanah yang telah dimanfaatkan untuk pembangunan GOR selama ini,” ungkap Hengky kepada Jubi, Jumat (13/12/2019).

Ditegaskan, negeri ini ada tuannya sehingga pemerintah harus merespons dengan sungguh-sungguh ketika pemilik ulayat meminta pembayaran ganti rugi.

“Ya kalau tak ada solusi pembayaran, langkah terakhir adalah pemalangan. Saya kira itu sangat tepat dilakukan supaya orang tidak seenaknya memanfaatkan tanah untuk membangun fasilitas umum,” tegasnya.

Ditambahkan, sebelum ada pemerintahan di sini, tanah dimaksud telah mempunyai tuan. Dengan demikian ketika akan membangun dan digunakan, wajib hukumnya membayar.

Loading...
;

Kan GOR sudah lama sekali digunakan. Hanya saja pembayaran ganti rugi hingga sekarang belum dilakukan,” katanya.

Pemilik ulayat, Yulius Yogi, mengaku berbagai cara telah dilakukan dengan bersurat ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) maupun bertemu Bupati Merauke, Frederikus Gebze, meminta penyelesaian ganti rugi.

Hanya saja, katanya, hingga kini tak direspons.

“Memang kami baru pasang spanduk. Tetapi kalau tak ada realisasi, pekan depan semua pintu GOR akan digembok,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top