Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ribuan akademisi menolak revisi UU KPK

Foto ilustrasi, gedung KPK – kpk.go.id

KPK sebagai tonggak utama melawan korupsi sedang diserang dan dilemahkan dari berbagai sisi.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Sebanyak 1.195 akademisi dari 27 universitas di Indonesia menyatakan sikap menolak revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Mereka menilai KPK sebagai tonggak utama melawan korupsi sedang diserang dan dilemahkan dari berbagai sisi.

“Hingga Senin pagi ini, telah kami terima dukungan dan pernyataan yang tegas dari sekitar 27 kampus di berbagai wilayah di Indonesia menyatakan sikapnya menolak revisi UU KPK. Sekitar 1.195 dosen secara tegas menyatakan sikapnya tersebut,” kata Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM), Rimawan Pradiptyo, Senin, (9/9/2019).

Baca juga : KPK Selidiki kasus desa fiktif di Konawe

Loading...
;

KPK tertibkan aset Pemrov Papua Barat

KPK usul evaluasi pekerjaan pengadaan langsung

Rimawan menyebutkan RUU KPK yang menjadi inisiatif DPR tersebut menjadi pintu masuk untuk melumpuhkan KPK.

“Jika revisi UU KPK akhirnya dapat mematikan KPK maka wajar jika kami melihatnya sebagai ancaman terhadap niat luhur kita bersama membangun bangsa ini,” ujar Rimawan menambahkan.

Para akademisi meminta kepada Presiden Joko Widodo menolak revisi UU KPK yang menjadi inisiatif DPR tersebut. Apa lagi Presiden telah berulang kali menegaskan komitmennya melawan korupsi.

Jumlah akademisi yang menolak revisi UU KPK tersebut terus bertambah dari. Ia juga mengajak para insan akademik untuk turun gunung menyelesaikan persoalan yang mengancam lembaga anti korupsi itu.  “Ketika kekuasaan rentan digunakan untuk menyerang pemberantasan korupsi dan melumpuhkan KPK,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top