Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ring road Hamadi – Skyline bukan tempat nongkrong atau selfie

Perilaku membahayakan pengguna jalan lingkar Hamadi – Skyland. – Jubi.dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Dinas Perhubungan Provinsi Papua menegaskan, jalan lingkar atau ring road Hamadi – Skyland di Kota Jayapura bukanlah tempat kongkow atau nongkrong, melainkan jalur cepat. Pengendara yang melintas di ring road tidak boleh berhenti atau memutar arah.

Kepala Bidang Perhubungan Darat, Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Nasiaput Itlay mengatakan di sepanjang ring road, mulai dari awal masuk sampai gerbang keluar, telah dipasang rambu larangan berhenti. Setiap kendaraan di ring road dilarang berhenti atau memutar arah, karena berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Karena [sedang] ada perbaikan ruas jalan Entrop, aktivitas kendaraan di ring road sangat tinggi. Namun tidak sedikit masyarakat yang berhenti untuk foto-foto, mancing dan nongkrong. Padahal kalau mau dibilang, ring road ini jalan tolnya Papua,” ujarnya.

Itlay menyebut di jalan ring road telah terjadi sejumlah kecelakaan lalu lintas. Ia menyatakan pihaknya akan melengkapi ring road dengan fasilitas keselamatan jalan yang kini tengah dalam proses pengadaan.

“Kami sedang bikin kontraknya. Akhir bulan ini dan awal bulan depan kami akan pasang rambu rambu lalu lintas disepanjang ring road. Supaya masyarakat paham [cara] berlalu lintas [di ring road]. Masyarakat harus memperhatikan rambu yang sudah dipasang,” jelasnya.

Menurut ia, rambu lalu lintas yang akan dipasang di ring road itu antara lain rambu larangan berhenti dan rambu batas maksimal bobot kendaraan yang diizinkan melintas di ring road seberat 10 ton.  “Kami juga akan pasang rambu jangan berbalik arah, termasuk dengan marka-marka jalan. Akhir bulan ini atau sampai Desember kami pasang sampai selesai,  agar masyarakat sebagai pengguna jalan bisa memperhatikan rambu-rambu itu,” ujarnya.

Loading...
;

Secara terpisah, Suprianto warga Entrop, Kota Jayapura, Papua mengaku senang dengan dibukanya jalur ring road Hamadi – Skyland, karena memperpendek jarak tempuh dari Jayapura menuju Abepura dan sekitarnya. Akan tetapi, dirinya menyayangkan banyaknya pengguna jalan yang tidak paham rambu-rambu lalu lintas di ring road.

“Adanya jalan lingkar sangat membantu, tapi sangat disayangkan banyak masyarakat yang jadikan ring road sebagai tempat selfie, nongkrong, mancing, bahkan minum dan mabuk. Padahal ini jalur cepat yang banyak dilalui kendaraaan roda dua maupun empat,” kata Anto.

Ia menyarankan adanya patroli rutin di ring road, yang bisa dilakukan beberapa jam sekali. Pasalnya, menjelang sore hari hingga malam akan ada banyak pengendara yang memarkir kendaraannya di bahu jalan karena ingin berfoto, mancing, atau nongkrong di sana.

“Itu kan jalur cepat, bayangkan saja ketika sebuah kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi, kemudian ada yang menyebrang atau memutar balik kendaraan, apa itu tidak sebabkan kecelakaan. Apalagi contoh buruk akibat kelalaian sudah ada,” ujarnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

 

 

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top