Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

RSA dr.Lie Dharmawan tunggu pengiriman suku cadang dari Jakarta

Kapal RSA dr.Lie Dharmawan saat berlabuh di Teluk Sawaibu Manokwari sambil menunggu pengiriman alat dari Jakarta. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Kondisi RS Apung dr.Lie Dharmawan, hingga Selasa (9/7/2019) malam, masih berada di Manokwari. Sebelumnya, kapal tersebut ditambatkan di dermaga SAR yang berlokasi di Sowi 1 Distrik Manokwari Selatan setelah dievakuasi menggunakan kapal penarik.

Namun untuk memudahkan akses ke kota, kapal RSA dievakuasi ke Teluk Sawaibu Manokwari yang berdekatan aksesnya dengan pelabuhan laut Manokwari.

Wahyono Handoko, kapten RSA mengatakan, kerusakan mesin tidak terlalu parah, namun perlu diganti satu set. Sehingga kru kapal masih menunggu alat dari Jakarta sedang dalam pengiriman ke Manokwari.

“Kerusakan tidak parah, cuma pokok oil cooler, itu mau diganti satu set. Barangnya dalam perjalanan dari Jakarta ke Manokwari,” ujar Wahyono via ponselnya.

Loading...
;

Kalau perbaikan sudah selesai, kata Wahyono, maka diperkirakan tanggal 15 Juli kapal RSA akan bertolak menuju Distrik Poom, kabupaten Yapen/Serui Papua.

“Jadwal utama kita ke Biak, tapi akan transit di Distrik Poom, Serui dulu. Disana kita hanya pelayanan medis, dan langsung ke Biak karena lebih dekat,” ujarnya.

Sebelumnya, kepala kantor SAR Manokwari, George M Randang bersama krunya telah mengevakuasi RSA tersebut diperairan laut Distrik Sidey, kabupaten Manokwari, setelah mengalami mati mesin dalam rute perjalanan Tual-Biak.

Atas bantuan tim SAR Manokwari, dr. Lie Dharmawan pemilik RSA swasta pertama di Indonesia ini menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan hingga kapal dan enam kru dapat tertolong ke tepian untuk melakukan perbaikan mesin.

Diketahui, RSA dr.Lie Dharmawan telah melakukan pelayanan kesehatan gratis di seluruh indonesia terutama di pulau-pulau terpencil yang sulit dijangkau tenaga medis  Pemerintah. Kapal kayu tersebut dilengkapi peralatan medikal untuk operasi maupun laboratorium. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top