Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Rumah hakim yang meninggal misterius pernah diteror

Ilustrasi, pemburuan teroris,pixabay.com

Kejadian teror tersebut terjadi sekira pukul 06.30 WIB saat semua anggota keluarga termasuk suaminya masih berada di dalam rumah dan bersiap memulai aktivitas.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Suka Makmue, Jubi – Istri mendiang hakim Jamaluddin, Zuraida Hanum, mengakui rumah mereka berlokasi di Perumahan Royal Monaco Blok D No 22, Medan Johor, Sumatera Utara, pernah diteror oleh orang tidak dikenal (OTK). Hal itu terjadi sekitar tiga pekan sebelum suaminya ditemukan meninggal dunia.

“Waktu itu pagar pintu rumah kami sempat dirusak orang tidak dikenal diduga ditabrak menggunakan mobil,” kata Zuraida di Suka Makmue, Nagan Raya, Sabtu, (30/11/2019).

Baca jugaTeror bangkai ayam di asrama Paniai

Loading...
;

Mahasiswa Papua di Surabaya diteror kiriman karung berisi ular

Kepergok keliaran, Setya Novanto dipindah ke tahanan teroris

Mendiang Jamaluddin merupakan seorang hakim di Pengadilan Negeri Medan, yang kini telah meninggal.

Menurut Hanum, kejadian teror tersebut terjadi sekira pukul 06.30 WIB saat semua anggota keluarga termasuk suaminya masih berada di dalam rumah dan bersiap memulai aktivitas. Akibat perusakan tersebut, pintu pagar di bagian rumahnya rusak parah sehingga tidak bisa dibuka sama sekali.

Sayangnya pelaku yang diduga merusak pintu pagar rumah mereka kebetulan tidak terekam kamera pengawas (CCTV) karena saat itu kebetulan sedang rusak.

“Entah karena sengaja atau tidak, yang jelas pintu rumah kami terlihat sudah rusak. Namun, tidak tahu siapa yang melakukannya, karena saat saya keluar dari rumah tidak ada orang di luar,” kata Hanum menjelaskan.

Menurut dia selama ini suaminya tidak pernah memiliki musuh atau diteror oleh pihak yang diduga tidak sedang dengan perkara yang ditangani oleh suaminya di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara.

Apalagi selama ini, sang suami tidak pernah mengeluh atau pun bercerita tentang kegiatan dan tidak pernah menceritakan apakah mengalami teror atau pun ancaman.

“Pada hari kejadian teror, suami keluar rumah usai shalat subuh ke Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang Sumatera Utara menjemput seorang teman,”katanya.

Namun Zuraida mengaku tidak tahu siapa teman sang suami yang dijemput tersebut.

Tercatat hakim Jamaluddin ditemukan tewas pada sebuah jurang, di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (29/11/2019). Anggota keluarga mendiang Hakim Pengadilan Negeri Medan di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, berharap petugas kepolisian di Polda Sumatera Utara agar segera menangkap pelaku diduga pembunuh Jamaluddin, seorang hakim di Medan, Sumatera Utara.”Kami berharap polisi bergerak cepat agar bisa menangkap pelaku secepatnya, kami yakin polisi pasti bisa menangkap pelakunya,” kata Faridin, keponakan almarhum Jamaluddin.

Menurut Faridin keluarganya di Kabupaten Nagan Raya, Aceh tidak bisa menerima perbuatan para pelaku yang diduga tega menghabisi hakim Jamaluddin.

“Kami tidak menerima tindakan pembunuhan ini, kami tidak pernah ikhlas,” katanya.  (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top