HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Sambangi posko pengungsian, Persipura minta masyarakat bangkit

Tampak salah satu pemain Persipura Muhamad Tahir mengajak anak-anak pengungsian di posko pengungsian Stadion Barnabas Youwe untuk swafoto – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi- Tim Sepakbola Persipura, Jayapura mendatangi posko pengungsian korban banjir bandang di tiga lokasi yakni Posko Puspenka, Posko Stadion Barnabas Youwe (SBY), dan Posko GOR Towere.

Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommi Mano mengatakan, kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan skuad Persipura kepada para korban bencana. Diharapkan dengan kunjungan ini, masyarakat yang menjadi korban bencana bisa kembali bersemangat.

“Kita semua bersaudara. Kalau ada yang sakit, maka kami juga akan merasakan sakit. Kalau ada yang susah atau tertimpa bencana maka kami juga merasakan hal yang sama,” kata BTM sapaan akrabnya kepada wartawan, Selasa (26/3/2019) di Sentani.

Selain berkunjung, Mutiara Hitam juga memberikan sejumlah bantuan untuk pengungsi di tiga lokasi. Diharapkan bantuan ini bisa dimanfaatkan warga selama tinggal di pengungsian.

Loading...
;

“Ada beberapa barang yang kami bawa seperti kompor, minyak tanah, makanan siap santap, dan beberapa perlengkapan yang kami yakini bisa digunakan oleh para pengungsi. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban para pengungsi,” ujarnya.

BTM juga mengucapkan turut berbela sungkawa terhadap korban yang meninggal dalam bencana alam tersebut. Ia dan tim Persipura berharap agar korban yang belum ditemukan agar bisa ditemukan dengan segera.

“Kami berharap tim gabungan yang mencari korban agar diberikan kekuatan dan kesehatan sehingga proses pencaharian korban hilang tersebut dapat ditemukan,” katanya.

Kapten kedua Persipura Jayapura, Ian Louis Kabes yang ikut dalam kunjungan ke Posko Pengungsian juga menyampaikan duka cita kepada para korban. Ia berharap warga yang menjadi korban bencana bisa kembali bangkit pasca bencana yang menewaskan ratusan orang itu.

“Kami sedih ketika mendengar kabar ada bencana banjir bandang di Sentani. Saat bencana, kami masih berada di Pulu Jawa. Duka ini menjadi duka kita bersama, dan gembira dihari mendatang adalah gembira kita bersama,” ujarnya. (*)

 Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top