Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Sambut Idul Adha 1440 H, PLN Siapkan 840 Personil di Papua dan Papua Barat

Petugas PLN/Dok. PLN

Pada Idul Adha 1440 H yang jatuh pada hari Minggu, 11 Agustus 2019, PLN menyiagakan 840 personil untuk mengamankan pasokan listrik di Wilayah Papua dan Papua Barat. Mereka terbagi dalam berbagai divisi, seperti operator pembangkit, piket distribusi, admin, dan pelayanan tehnik.

“Personel tersebut terbagi dari 120 petugas operator pembangkit dan 120 petugas piket distribusi, 100 petugas administrasi dan 500 petugas pelayanan teknik, ” ujar General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Ari Dartomo kepada Jubi melalui release pers, Minggu (11/8/2019)

Saat ini daya mampu sistem di Papua dan Papua Barat adalah 330 MW dengan beban puncak pemakaian mencapai 278 MW. Meskipun beberapa lokasi memiliki cadangan daya yang lebih, risiko gangguan yang disebabkan faktor internal maupun eksternal tetap ada.

“Personil dituntut agar selalu waspada dan mengurangi potensi gangguan yang akan terjadi. Apabila ada gangguan di luar jadwal pemeliharaan, pelanggan dimohon dapat segera menghubungi contact center 123” ujar Ari.

Di Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya, PLN mempersiapkan dan melakukan pemeliharaan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Walesi, agar pasokan listrik bagi pelanggan di Wamena dan sekitarnya terjaga. PLN menugaskan lima personil berjaga di PLTMH berdaya mampu 2,5 MW itu.

Loading...
;

Salah satunya adalah Muhammad Nur Syahril. Pria asli Sulawesi Selatan ini telah bertugas sebagai operator PLTMH Walesi selama enam tahun. Ia bertanggungjawab memastikan pembangkit terus andal dalam menyuplai listrik ke pelanggan.

“Ya, sudah enam tahun saya di sini (PLTMH Walesi). Praktis sudah enam kali Idul Adha saya lewati tanpa pulang ke kampung halaman”, ujarnya.

Enam kali berhari raya tanpa keluarga memang tidak mudah. Suka dan duka pasti dirasakan. Meski begitu, Nur Syahril dan para petugas PLN lainnya selalu siap dan ikhlas menjalaninya.

“Awalnya sedih karena tidak bisa menikmati kebersamaan dengan keluarga, tapi karena sudah terbiasa dan ini merupakan tanggung jawab saya, ya saya jalani. Yang terpenting masyarakat di pegunungan tengah Papua, khususnya Wamena, dapat menikmati listrik dan beribadah dengan khusyuk,” tambahnya.(*)

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top