Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Sampah sisa banjir bandang jadi ‘daratan’ di Danau Sentani

Sisa-sisa sampah akibat banjir bandang Sentani, Maret silam, yang mengapung di atas permukaan Danau Sentani yang menjadi ‘daratan’ – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura, Chris Kores Tokoro, mengatakan ada daratan dari bekas banjir bandang Maret silam yang menjorok ke tengah Danau Sentani.

Daratan tersebut merupakan pasir dan tanah serta sisa-sisa sampah yang mengapung dan mengeras dari tepian danau hingga mencapai 200 meter ke arah tengah Danau Sentani. Lokasinya tdak jauh dari Dermaga Kampung Yahim, Kelurahan Dobonsolo, Distrik Sentani.

“Kalau tidak ditangani untuk mengeruk atau memindahkan daratan ini, jelas luasan Danau Sentani dari 9.360 hektar akan berkurang,” ujar Tokoro, di Sentani, Sabtu (21/9/2019).

Dikatakan, dampaknya dari sisi lingkungan akan sangat mengganggu habitat endemik yang berada di Danau Sentani. Selain itu juga akan mengganggu aktivitas masyarakat di danau seperti para motoris yang mengantar penumpang, tetapi juga bagi masyarakat sekitar yang memanfaatkan Danau Sentani sebagai sumber mata pencarian mereka.

Loading...
;

“Kalau malam hari, para motoris harus hati-hati menggunakan alat transportasi mereka ketika mengantar penumpang dari dermaga Yahim menuju kampung mereka, demikian sebaliknya,” kata Chris.

Untuk itu, Tokoro memaparkan Danau Sentani sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat di 24 kampung yang mendiami pesisirnya harus dijaga dan dilestarikan dengan baik. Kepada pihak-pihak yang berkompeten harus segera mengambil langkah serius dalam menangani persoalan yang terjadi saat ini.

“Danau Sentani adalah pemberian Tuhan kepada kita. Sudah seharusnya kita jaga dan lindungi dengan segala potensi yang kita miliki, kalau tidak, maka cepat atau lambat hanya akan menjadi sebuah ceritera bagi anak cucu kita kelak di kemudian hari bahwa dulu pernah ada Danau Sentani,” ungkapnya.

Sementara itu, Daniel, seorang warga Kampung Yahim, mengatakan daratan yang menjorok ke tengah danau ini semakin hari semakin terlihat dangkal dan dipenuhi pasir dan tanah dari saluran sungai yang bermuara ke Danau Sentani.

“Kalau sudah menjadi daratan, sudah pasti warga masyarakat akan membangun rumah di atasnya. Dan ini akan mempersempit luasan Danau Sentani. Daratan itu mau tidak mau harus dikeruk atau dipindahkan. Apapun caranya harus dilakukan oleh pemerintah setempat,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top