HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

SAR: Rata-rata kecelakaan perairan di Asmat karena kehabisan BBM

SAR: Rata-rata kecelakaan perairan di Asmat karena kehabisan BBM

Ilustrasi Tim SAR melakukan pencarian – Jubi/Dok.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Timika, Jubi –  Kepala Kantor SAR Timika Monce Brury mengatakan hampir seluruh kecelakaan laut di wilayah perairan Kabupaten Asmat, disebakan sarana transportasi laut dan sungai kehabisan bahan bakar minyak (BBM).

“Dari April hingga sekarang sudah empat kasus kecelakaan laut yang kami tangani. Kasus-kasus itu sama yaitu kehabisan bahan bakar dan permasalahan mesin kapal atau perahu motor,” kata dia di Timika, Kamis (16/5/2019).

Pihak SAR Timika yang wilayah kerjanya hingga ke Kabupaten Asmat mengingatkan masyarakat pengguna jasa transportasi laut dan sungai agar mempersiapkan bahan bakar yang cukup saat melakukan perjalanan, dan memeriksa kondisi mesin kapal atau perahu motor.

“Jangan memaksakan diri menaikkan penumpang sementara persediaan BBM tidak cukup untuk melakukan perjalanan jauh. Sesuaikan antara kondisi kapal dengan jumlah penumpang yang akan diangkut,” kata dia.

Pekan lalu, sebuah perahu motor (long boat) yang ditumpangi 32 warga Kampung Fayit (enam orang di antaranya masih berusia anak-anak) terombang-ambing selama lima hari di laut dan baru ditemukan pada Minggu (12/5/2019) oleh kapal ikan Karya Bahari II di perairan dekat Dobo, Kepulauan Aru, Maluku.

Kapal tersebut sedianya bertolak dari Kampung Fayit menuju Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat pada Rabu (8/5) petang dengan estimasi tiba di Agats pada Rabu (8/5) malam.

Namun, dalam perjalanan, tepatnya di sekitar Distrik Atsi dan Fayit, perahu motor yang ditumpangi puluhan warga itu mengalami mati mesin akibat kehabisan BBM.

Selama terombang-ambin di laut, puluhan warga Asmat itu hidup dengan memakan “sagu bola” yang dibakar dalam cerek besi dan meminum air laut.

Puluhan warga tersebut akhirnya dijemput ke Pelabuhan Paumako Timika dengan Kapal Resque Boat 217 Kantor SAR Timika dan puluhan warga yang mengalami gejala sakit langsung dirawat di RSUD Mimika pada Senin (13/5).
Dalam kejadian itu, seluruh penumpang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Berselang sehari setelah kejadian itu, tim pencarian dan pertolongan Pos SAR Agats Asmat menemukan 10 penumpang perahu motor yang mati mesin di perairan Asmat pada Selasa (14/5/2019).

Perahu motor tersebut ditemukan di Muara Uwus dan mengalami mesin mati dalam perjalanan dari Agats menuju Distrik Kamur. (*)

 

Editor      : Edho Sinaga

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)