Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

“Sasi”, solusi warga Pulau Ayau tak lagi konsumsi miras

Suasana warga pulau Rutum, Distrik kepulauan Ayau kabupaten Raja Ampat. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Raja Ampat, Jubi – Masyarakat penghuni pulau Rutum dan Reni di distrik kepulauan Ayau Kabupaten Raja Ampat punya cara jitu untuk meminimalisir konsumsi minuman beralkohol. Sudah lima tahun terakhir, mereka terikat sumpah/janji gereja dan adat atau yang dikenal dengan sebutan ‘sasi’.

Ketua Klasis GKI Raja Ampat Utara, Pdt.Dolfince Mambrasar mengatakan, masyarakat di dua pulau tersebut taat dengan sasi gereja untuk menjauhkan diri dari minuman beralkohol.

“Jemaat di dua kampung yaitu di pulau Rutum dan Reni terikat sasi minuman beralkohol. Jadi dalam kehidupan berjemaat sehari-hari, mereka bebas dari yang namanya minuman beralkohol apapun jenisnya,” kata Mambrasar kepada Jubi belum lama ini di pulau Rutum, Raja Ampat.

Bripka Jacob Mamoribo, Kepala Polsek Kepulauan Ayau mengatakan, larangan minum miras yang diatur dalam sasi sudah berlaku hampir lima tahun. Ia mengatakan, Polisi sangat terbantu, karena di dua pulau tersebut tidak ditemukan adanya tindakan kriminal akibat minuman beralkohol seperti daerah lainnya.

“Angka kriminal akibat minuman keras (miras) di sini sama sekali tidak ada. Masyarakat di sini hidup damai,” ujar Bripka Mamoribo.

Loading...
;

Dalam keyakinan masyarakat dua pulau, siapapun yang melanggar sasi akan mendapatkan balasan buruk.

“Kalau langgar sasi, orang itu bisa muntah darah, dan kalau tidak diakui kesalahannya, bisa sampai meninggal dunia,” katanya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top