Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Satgas Saber Pungli tangani 36 ribu kasus

Ilustrasi, pixabay.com

Penindakan yang dilakukan oleh Satgas Saber Pungli tidak semuanya sampai ke pengadilan dengan mempertimbangkan besaran barang bukti dan biaya penyidikan.

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Purwokerto, Jubi  – Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Satgas Saber Pungli (Saber Pungli) sejak dibentuk pada tahun 2016 hingga sekarang telah menangani sekitar 36 ribu kasus. Tercatat sekitar 14 ribu dari 36 ribu kasus Pungli tersebut masih menjadi pekerjaan rumah untuk segera ditindaklanjuti.

“Yang sudah ditindaklanjuti sekitar 22.000 (kasus),” kata Sekretaris Satgas Saber Pungli Inspektur Jenderal, Widiyanto Poesoko, di sela kegiatan Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tanggal 20 Oktober 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Rabu, (31/7/2019).

Baca juga : Dishub Jayawijaya: “Laporkan jika ada Pungli kendaraan lintas kabupaten”

Loading...
;

Ini upaya Pemkab Sumba Barat atasi Pungli wisata

Pelaku wisata keluhkan Pungli di objek wisata Sumba Barat Daya

Menurut Widiyanto, jumlah kasus tersebut berasal dari daerah maupun pusat sehingga bantuan dari masyarakat terhadap pengungkapan pungutan liar sangat diharapkan oleh Satgas Saber Pungli. Kasus Pungli paling banyak terdapat di Jawa Barat disusul Jawa Timur dan Sumatra Utara.

“Jawa Tengah kalau tak salah nomor tujuh. Nomor satu Jawa Barat, tertinggi,” kata Widiyanto menambahkan.

Sedangkan operasi tangkap tangan (OTT) yang telah dilakukan oleh Satgas Saber Pungli hingga saat ini sekitar 17 ribu kali dengan jumlah tersangka sekitar 22 ribu orang, sedangkan yang sudah sampai vonis pengadilan sekitar 8 ribu orang.

Meski ia mengaku penindakan yang dilakukan oleh Satgas Saber Pungli tidak semuanya sampai ke pengadilan dengan mempertimbangkan besaran barang bukti dan biaya penyidikan. Widiyanto mencontohkan jika barang buktinya berkisar Rp10 juta hingga Rp20 juta, tak sesuai dengan biaya penyidikannya yang mahal karena bisa mencapai Rp40 juta hingga Rp50 juta.

Baca juga : Selain Pungli, kuat dugaan ada penerimaan honorer ‘siluman’

Dugaan Pungli hingga protes warnai ujian CPNS formasi khusus di Papua Barat

Terkait dengan pihak yang terlibat dalam kasus Pungli tersebut, Widiyanto mengatakan pelakunya terdiri atas instansi, pejabat, dan masyarakat.

“Yang terbanyak saat ini dilakukan di Kantor Pertanahan, Kemendagri, itu jajaran ya, mulai dari pemerintahan sampai ke RT/RW, juga Kemendikbud,” katanya.

Lembaganya juga memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang dinilai terbaik dalam penanganan pungli.

Bahkan, di Jawa Barat pada tahun 2018 menjadi yang terbaik dalam penanganan Pungli karena hampir setiap minggu ada ratusan orang yang tertangkap lantaran terlibat pungutan liar.

Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Komisaris Besar Budi Yuwono mengatakan Satgas Saber Pungli Jawa Tengah pada tahun 2019 telah tiga kali melaksanakan sosialisasi, yakni di Ungaran, Pekalongan, dan Solo.

“Sasaran sosialisasi pada tahun 2019 lebih diprioritaskan pada bidang pendidikan dengan mengumpulkan orang tua wali murid dan siswa itu sendiri serta beberapa kepala sekolah,”kata Budi.

Satgas Saber Pungli bekerja sama dengan semua pihak, termasuk Unsoed untuk bersama-sama mencegah agar pungutan liar tidak terjadi di berbagai sektor. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top