Seandainya filsuf jadi legislator

Seandainya filsuf jadi legislator

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Oleh: Aris Yeimo

Filsuf menjadi seorang pemimpin dalam suatu negeri merupakan ide ‘gila’ dari seorang filsuf kenamaan, Plato (427-347 SM). Bagi sebagian pemikir filsafat, politik, dan hukum, nama Plato tidaklah asing.

Bagi segelintir pemimpin politik, pemikiran Plato bukanlah hal baru, bahkan sering menjadi acuan dalam sistem pemerintahan suatu negara.

Pemikiran-pemikirannya tentang politik tidak terlepas dari keadaan dan situasi kehidupan yang ia alami sendiri. Pengalaman itu kemudian ia refleksikan menjadi bahan pemikiran dalam bidang filsafat politik.

Mengenal Plato

Tokoh filsafat Barat ini bernama asli Aristokles dan dibesarkan dalam lingkup . . .

Maaf, hanya user terdaftar yang bisa mengakses artikel ini. Silahkan daftarkan diri anda melalui form dibawah ini untuk mengakses artikel.

Terima Kasih.

Register New Account

Choose your membership level

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)