Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Sebelum Otsus berakhir, orang Papua diharap terus berinovasi

Ketua Dekranasda Kota Jayapura, Kristina Mano saat diwawancara. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua diberikan oleh Negera Republik Indonesia melalui Undang-undang (UU) Nomor 21 Tahun 2001.

Dikutip dari CNN Indonesia, Presiden Indonesia, Joko Widodo menyatakan bakal mengevaluasi total pelaksanaan UU Nomor 21 Tahun 2001. Pemberlakuan UU Otsus Papua sendiri bakal berakhir pada 2021.

Terkait itu, Ketua Dekranasda Kota Jayapura, Kristina Mano, mengatakan masyarakat Papua dinina-bobokan dengan banyaknya bantuan yang sudah diberikan.

“Nanti saya akan buka diskusi dengan mayarakat kota. Berikan sumbangan-sumbangan pikiran, ketika Otsus dua tahun lagi akan berakhir, apa yang kita mau sebagai orang Papua, karena Otsus ini diberikan untuk nilai tukar kita dengan Pemerintah Indonesia, tapi jangan minta merdeka karena kita sudah merdeka,” kata Mano, di Balai Diklat Provinsi Papua, Jumat (8/11/19).

Loading...
;

Sebelum Otsus itu berakhir di Papua, Mano mengajak masyarakat Papua untuk terus berinovasi dan berkreasi dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada, sebab peningkatan ekonomi merupakan suatu hal yang sepenuhnya harus dilakukan guna memberikan kesejahteraan pada diri sendiri dan keluarga.

“Hal itu terlihat dari antusias masyarakat Papua untuk mengaplikasikan hasil kerajinan tangan yang sudah dikerjakan. Ingin tampil dan bersaing dengan masyarakat lainnya, bahwa Papua juga bisa,” jelas Mano.

Menurut Mano, sumber daya alam di Papua sangat banyak yang bisa dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi.

“Sebenarnya kami orang Papua ini kalau mau dibilang kreasinya paling banyak, banyak sudah orang Papua ini. Cuma kami itu terkadang cepat bosan, malas mau berubah. Sikap kita ini, sebenarnya bisa diubah asal kita mau. Kuncinya asal kita mau saja. Masa orang lain bisa, baru kita tidak bisa,” kata Mano.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Jayapura, Robert L.N Awi menuturkan, pihaknya gencar memberikan pendampingan berupa pelatihan keterampilan membuat anyaman noken, piring lidi, membatik, pemanfaatan tempurung kelapa, pengolahan sagu, dan pengelolaan usaha.

“Kami berharap dengan pendampingan yang kami berikan, pelaku UMKM di Kota Jayapura ini dapat meningkatkan usahanya sehingga mandiri dan mampu bersaing dengan pengusaha di luar Papua. Kami juga berharap bisa berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi dengan membuka lapangan kerja,” jelas Awi. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top