Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Sejumlah laporan Pansus MRP akhirnya rampung, isinya terkait kemanusiaan

Rapat Pansus MRP – Jubi/Benny Mawel.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Empat Panitia Khusus (Pansus) Majelis Rakyat Papua (MRP) telah menyampaikan laporan proses kerja dalam rapat Gabungan di Hotel Horison Jayapura, Selasa (25/6/2019).

Ketua MRP, Timotius Murib mengatakan, laporan yang rampung disampaikan antara lain Pansus Hukum dan HAM, Banjir Bandang, Afirmasi, Pokok-pokok pikiran MRP dan Pansus Orang Asli Papua

“Empat pansus sudah merampungkan laporannya dalam rapat tadi,” ungkap Timotius Murib kepada Jubi usai memimpin rapat.

Kata dia, pansus Hukum dan HAM telah menyampaikan hasil investigasinya tentang konflik bersenjata di kabupaten Nduga. Investigasi itu telah mengungkap sejumlah masalah kemanusian yang perlu mendapat perhatian semua pihak.

Loading...
;

Hasil pemaparan pansus menunjukkan, pengungsi Nduga menghadapi masalah ekonomi, pendidikan, kesehatan yang perlu mendapat perhatian khusus.

“Akibat konflik ini yang korban warga sipil. Soal pendidikan, kesehatan, dan ekonominya. Kita perlu perhatian khusus supaya rakyat sipil ini terpenuhi hak-hak hidupnya,”ungkap dia.

Ketua Pansus Hukum dan HAM, Aman Jikwa mengatakan tak ada satupun pihak yang memperhatikan kondisi para pengungsi Nduga yang memprihatinkan.

“MRP tidak bicara lain. MRP bicara kemanusiaan rakyat Nduga,”ungkap dia.

Sementara itu dalam laporan pansus pokok-pokok pikiran menyampaikan kerja-kerja, MRP memberikan pembobotan terhadap rancangan perdasus inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi yang ditunda karena kekurangan substansi.

“Rancangan perdasus ini dalam proses penggodokan, dan kami akan terus memberi bobot melalui proses reses ke daerah-daerah dan masukan dari masyarakat. Kalau sudah diberi bobot, akan diserahkan ke DPRP dan ke Gubernur,” ungkap dia.

Pansus banjir bandang di Sentani juga menyampaikan hasil laporannya. Menurut dia, MRP melalui pansus MRP sedang dan akan mengawal penanganan pengungsi yang masih ada di pegungsian hingga hari ini.

“Kami kawal janji pemerintah pusat dan daerah dalam melaksanakan proses relokasi warga dari kawasan kaki gunung Cyclop. Terutama relokasi ke Keerom atau di sekitar Jayapura saja ,” ujarnya. (*)

 

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top