Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Sejumlah pengunjukrasa anti rasisme dilaporkan tertembak, 1 tentara tewas terpanah

Ilustrasi pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Unjukrasa anti rasisme yang dilakukan ribuan warga di Waghete, ibukota Kabupaten Deiyai, pada Rabu (28/8/2019) berubah menjadi bentrokan antara massa dan aparat keamanan, gara-gara  pengunjukrasa yang sedang melakukan waita di halaman Kantor Bupati Deiyai ditembak. Sejumlah pengunjukrasa dilaporkan tertembak. Kantor berita Antara melansir seorang anggota TNI tewas terkena panah, dan dua polisi terluka dalam bentrokan dengan pengunjukrasa.

Juru bicara Komite Nasional Papua Barat Deiyei, Agus Mote saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Rabu menyatakan enam orang tewas tertembak, dan dua lainnya terluka saat berunjukrasa dan melakukan waita atau berlari dalam formasi melingkar, berkeliling memusar dengan pekikan yang bersautan di halaman Kantor Bupati Deiyai, Rabu. Penembakan itu terjadi ketika para pengunjukrasa baru tiba di Kantor Bupati Deiyai.

Agus Mote menuturkan ribuan warga Deiyai berunjukrasa untuk mengecam persekusi dan rasisme terhadap para mahasiswa Papua pada 16 dan 17 Agustus 2019 lalu. Para warga, sebagian diantaranya membawa busur dan panah tradisional, berkumpul di lapangan sepak bola Waghete.

Massa lalu berjalan kaki menuju Kantor Bupati Deiyai. Setibanya di Kantor Bupati Deiyai, massa melakukan waita atau berlari keliling di halaman Kantor Bupati Deiyai.

Loading...
;

Tiba-tiba terdengar tembakan, membuat massa panik dan membubarkan diri. “Penembakan terjadi pukul 13.00 siang. Massa aksi yang tadinya berada di Kantor Bupati Deiyai telah bubar melarikan diri. Tembakan masih terus terdengar,” kata Mote saat dihubungi sekitar pukul 14.00 WP.

Salah satu warga Deiyai, Ones Madai mengatakan suara tembakan terus terdengar, dan selama dua jam terakhir aparat mengejar para pengunjukrasa yang telah melarikan diri. “Kami masih berusaha mendata korban-korban yang terkena tembakan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, Jubi belum memperoleh kepastian jumlah warga yang tertembak, identitas para korban, maupun kondisi para korban itu. Jubi kesulitan untuk memverifikasi data enam pengunjukrasa tewas tertembak, karena buruknya kualitas jaringan telekomunikasi di Waghete. Upaya Jubi menghubungi sejumlah narasumber pembanding gagal tersambung, dan sejumlah layanan pesan singkat kepada mereka tidak mendapat balasan.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto ketika dikonfirmasi Jubi melalui pesan singkat membenarkan adanya insiden yang terjadi di Waghete, Deiyai. Akan tetapi, Eko menyatakan pihaknya juga masih berupaya mencari data lapangan dari Deiyai. “Ya, untuk sementara kita sedang konfirmasi di lapangan,” tulis Eko dalam jawabannya kepada Jubi.

Pasca penembakan itu, terjadi bentrok antara massa dan aparat keamanan di Waghete. Kantor berita Antara melaporkan seorang anggota TNI AD tewas akibat terkena panah. Sejumlah dua polisi dilaporkan terluka dalam bentrokan massa dengan aparat. Selain itu, sepucuk senjata api dilaporkan hilang.

Pada pukul 16.59 WP, Antara melansir pernyataan Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja yang menyebut  aparat keamanan di Waghete terlibat aksi saling tembak dengan kelompok bersenjata. “Kapolres Paniai dan tim masih kontak tembak,” aku Irjen Pol Rodja yang dihubungi Antara melalui telepon selularnya dari Jayapura, Rabu.

Unjurasa anti rasisme pada Rabu adalah kelanjutan dari unjukrasa yang sama pada Senin (26/8/2019). Pada Senin lalu, massa pengunjukrasa gagal bertemu Bupati Deiyai Ateng Edowai. Massa akhirnya bersepakat untuk berunjukrasa pada Rabu, untuk menyampaikan aspirasi kepada Ateng Edowai. Saat penembakan terjadi, massa belum sempat bertemu dengan Ateng Edowai.

Jurnalis Jubi Benny Mawel dan Victor Mambor berkontribusi dalam pemberitaan ini

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top