HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Sekolah berpola asrama diluncurkan

Menteri PPN RI/Bappenas, Bambang PS Brodjonegoro, dan perwakilan IASA meninjau proses belajar program sekolah terintegrasi berpola asrama di SMAN 3 Jayapura – Jubi/Agus Pabika

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Indonesian American Society of Academics (IASA) didukung Kementerian PPN/Bappenas resmi meluncurkan SMAN 3 Jayapura dan SMA YPPK Adhi Luhur Nabire sebagai sekolah berpola asrama.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) bekerja sama dengan Indonesian American Society of Academics (IASA) meluncurkan program sekolah terintegrasi berpola asrama dan pelayanan kesehatan jarak jauh di Provinsi Papua, Rabu, 9 Agustus 2019.

Kedua program tersebut diharapkan membuat lompatan dalam upaya pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Papua.

Peluncuran sekolah terintegrasi berpola asrama dan pelayanan medis jarak jauh atau telemedicine di Provinsi Papua itu dipusatkan di SMA Negeri 3 Jayapura dan Puskesmas Harapan.

Loading...
;

SMA Negeri 3 (Buper) Jayapura terpilih karena memiliki dua asrama, masing-masing untuk putra dan putri, perumahan guru, lapangan olahraga (basket dan futsal), taman, kapel, musala, tempat parkir, hingga pos penjaga di pintu pagar masuk sekolah. Semua fasilitas tersebut terdapat di lingkuang sekolah.

Perwakilan American Society of Academics (IASA), Edward Wanandi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah mendukung pelaksanaan lnpres No. 9 Tahun 2017 tentang percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

Salah satu kegiatan yang masuk dalam rencana aksi 2018-2019 adalah peningkatan pelayanan dasar di bidang kesehatan dan pendidikan yang didukung oleh para profesor diaspora Indonesia di Amerika Serikat yang tergabung dalam IASA.

Program tersebut, kata Edward, dilakukan melalui nota kesepahaman bersama antara Kementerian PPN/Bappenas dan IASA tentang percepatan pembangunan untuk kesejahteraan Provinsi Papua 21 Juli 2017 serta Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian PPN/Bappenas dan IASA tentang pengembangan pelayanan dasar sekolah berpola asrama dan pelayanan kesehatan jarak jauh (Telemedicine) di Provinsi Papua pada 7 Februari 2018.

Ia mengatakan kedua program tersebut bertujuan untuk mempercepat pembangunan SDM yang unggul di Papua dan peningkatan kesehatan umum masyarakat Papua.

Menteri PPN RI/Bappenas, Bambang PS Brodjonegoro, yang meluncurkan kedua program di Jayapura berharap kedua program tersebut membuat lompatan dalam upaya pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Papua.

“Kedua program merupakan bagian dari rencana aksi percepatan pembangunan kesejahteraan Papua dan Papua Barat tahun 2018-2019,” katanya.

Rencana aksi 2018-2019 itu difokuskan kepada peningkatan pelayanan dasar di bidang kesehatan dan pendidikan. Dalam program sekolah terintegrasi berpola asrama dan pelayanan kesehatan jarak jauh itu, Bappenas mendapatkan dukungan dari IASA.

“Kedua program dimaksudkan untuk mewujudkan lompatan pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Papua dan peningkatan kesehatan umum masyarakat Papua,” kata Bambang.

Ia mengatakan sekolah terintegrasi berpola asrama yang digagas IASA pertama kali diterapkan di Indonesia.

Herry Utomo dari IASA ketika memaparkan program terobosan pendidikan dan telemedicine mengatakan program terobosan pendidikan tersebut tidak mengubah kurikulum.

“Namun lebih kepada cara mengajar siswa kepada kontekstual Papua, berbeda dengan yang ada agar lebih banyak interaksi siswa yang aktif daripada guru,” ujarnya.

Terobosan baru tersebut, katanya, complitible, dan sepenuhnya berbeda dengan sistem asrama yang dikenal. Pertama dari kurikulumnya, kemudian interaksi dengan siswanya, pengelolaan asramanya (student life) sesuai minat dan bakat kemampuan dari siswa sendiri.

“Siswa akan belajar mengunakan sistem digital sehingga akan membantu mereka memantau aktivitas perkembangan siswa melalui data yang di peroleh dari sistem digital tersebut,” katanya.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Heri Dosinaen, mengapresiasi niat baik IASA dan Bappenas memajukan SDM Papua melalui pendidikan dan kesehatan di Tanah Papua.

“Semoga program ini dapat berjalan sesuai harapan kami bersama dan dapat juga diterapkan di daerah lain, terutama di pedalaman Papua yang jangkauannya susah diakses, baik pendidikan maupu kesehatan,” kata Herry Dosinaen.

Papua, katanya, sangat unik. Ada tujuh wilayah adat, lima di Provinsi Papua dan dua di Papua Barat. Pembangunan konsern pada lima wilayah adat, yaitu Mamta, Animha, Meepago, Lapago, dan Saireri. Kelima wilayah memiliki geografis berbeda, kearifan lokal yang sangat unik dengan berbagai suku.

“Atas nama Gubernur Papua dan masyarakat Papua kami menyampaikan terima kasih kepada Bappenas dan IASA yang telah mengakomodir para doktor dan profesor yang mengagas program ini,” ujarnya.

Selama ini, kata Dosinaen, SMAN 3 Jayapura juga binaan Pemprov Papua.

Mickhael Sitou, alumnus SMA Negeri 3 (Buper) Jayapura angkatan ke-14, mengatakan gagasan sekolah berpola asrama sudah ada sejak zaman Belanda dan untuk SMA Negeri 3 Buper sendiri didirikan ide dan gagasan tersebut dari Yacob Pattipi dengan satu jurusan.

“Dengan tujuan anak-anak Papua dari daerah dikumpulkan supaya mereka punya pemahaman terkait sains, karena Papua memiliki SDA tapi tidak dikelola dengan baik, maka anak-anak Papua perlu ditempatkan dalam satu lingkungan, baik asrama maupun sekolah,” katanya.

Sekolah tersebut sudah ada sejak lama dengan berpola asrama dan sudah banyak menciptakan SDM hampir di semua instansi di Papua. Dari informasi yang didapatnya dari para guru, perbedaan program tersebut hanya pada pelajarannya karena terintegrasi.

“Misalnya pelajaran Biologi diintegrasikan dengan pelajaran Bahasa Indonesia, contohnya Biologi dan Bahasa Indonesia, dua guru bisa mengajar dalam satu kelas bila pelajarannya saling berketerkaitan,” katanya.

Ia berharap Bappenas dan IASA juga membuat sekolah serupa di daerah lain di Papua, terutama di pedalaman Papua. (*)

Editor: Syofiardi

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top