Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Semua pihak diminta awasi SPBU Bolakme

Peresmian Lembaga penyalur program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga SPBU Kompak di Distrik Bolakme-Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Wamena, Jubi – Lembaga penyalur program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga SPBU Kompak 86.995.18 di Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (22/2/2019) diresmikan oleh Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta pemerintah kabupaten Jayawijaya.

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Maulyana mengungkapkan, peresmian SPBU Kompak ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat untuk kebutuhan bahan bakar minyak satu harga, agar dirasakan sama dengan wilayah lain di luar Jayawijaya.

“Pemanfaatannya dan penggunaanya bisa dilakukan secara tepat guna, tepat sasaran dan tidak ada penyalahgunaan. Yang terpenting ialah berkesinambungan,” katanya.

Untuk itu ia berpesan SPBU ini harus dijaga baik dan berkelanjutan, baik dalam hal pasokan dan juga pengelolaanya hingga harganya yang tetap terjaga, yang tetap diawali langsung oleh Pertamina, pemerintah daerah juga seluruh masyarakat.

Loading...
;

Manager Retail Fuel Marketing PT. Pertamina Regional VIII Maluku-Papua, Fanda Chrismianto mengungkapkan, SPBU kompak ini merupakan wujud kehadiran negara untuk memberikan rasa keadilan yang sama, memperoleh BBM premium maupun solar dengan harga yang sama dengan di luar Papua.

“Tentu semua stakeholder bisa menjaga sekaligus mengawasi bahwa operasi di lembaga penyalur ini berjalan dengan lancar untuk memenuhi ketentuan untuk pelayanannya, baik dari sisi peruntukan maupun harga,” ujarnya.

Ia menyebutkan, untuk kuota di SPBU Bolakme ini sebanyak 150 kilo liter untuk premium dan 50 kilo liter untuk solar per bulan.

“Ini masih kurang dan akan ditambah terus secara bertahap,” katanya.

Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi dipilihnya SPBU di Bolakme ini karena merupakan distrik persimpangan yang merupakan mata jalan dari beberapa kabupaten pemekaran seperti Lanny Jaya, Tolikara, Mamberamo Tengah, Puncak dan Puncak Jaya.

Menurut Yogobi, perjalanan pembangunan SPBU di Bolakme ini sangat panjang sejak 2011, dengan melihat kebutuhan masyarakat khususnya di Jayawijaya dan juga kabupaten lainnya.

“Dengan dibukanya SPBU Bolakme ini, terjadi penambahan BBM bersubsidi ke Jayawijaya menjadi 1.435 kilo liter per bulan yang terdiri dari premium 905 kilo liter per bulan, solar 360 kilo liter per bulan dan minyak tanah 170 kilo liter per bulan,” kata Yogobi.

Meski begitu, katanya, kebutuhan akan BBM subsidi untuk Jayawijaya sebesar 3.850 kilo liter per bulan terdiri dari solar 1.500 kilo liter, premium 2000 kilo liter, dan minyak tanah 350 kilo liter.

“Kami harap kementerian bisa menambah kebutuhan akan BBM bersubsidi ini, sehingga semua masyarakat benar-benar terlayani,” ujarnya. (*)

Editor : Angela Flassy

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top