Sentani berdebu dan bau bangkai, pengungsi butuh masker

Sentani berdebu dan bau bangkai, pengungsi butuh masker

Jalan di Kabupaten Jayapura yang diliputi debu- Jubi/Kristianto Galuwo

Jayapura, Jubi – Setelah hujan mengguyur kabupaten dan Kota Jayapura selama kurang lebih 5 hari,  kini berganti terik. Debu dan  pasir beterbangan kemana-mana.

Sepanjang jalan yang tetutup  pasir dari longsor,  kini menjelma  debu. Warga mengeluh dan butuh masker.

Pemerintah bersama relawan mulai membagikan masker di sepanjang jalan masuk Pasar Lama Sentani. Masker juga disiapkan posko.  Namun bagi pengungsi yang membutuhkan, dimintai  syarat surat pengantar dari RT dan KTP.

“Saat mulai panas kami sudah tahu akan terjadi debu dan kami bersama tim datang ke sini membagikan masker,” kata Fredy C. Sipayung relawan PMI (25/3/2019)

Katanya,  dalam  dua jam dari jam 13:30-15:00 sudah 10 karton sudah habis dibagikan kepada pengguna jalan. Dan untuk di posko dan pengungsi lain dibagikan oleh tim lain.

Hendro yang masih tinggal di pengungsian,  menyambangi rumahnya untuk bersih-bersih. Tak hanya debu, di jalanan juga tercium aroma  bangkai.

“ Sekarang saya mau bersihkan rumah karena cuaca terik. Tapi debu dan saat ini kami membutuhkan masker,” kata Hendro yang merupakan warga Doyo, Sabtu (23/3/2019) di Jayapura.

Dia sendiri  belum tahu, aroma menyengat itu berasal dari bangkai manusia atau hewan.

Ferry warga perumahan BTN Gajah Mada  menambahkan mereka yang terdampak juga membeli masker, untuk membentengi penciuman dari debu dan bau bangkai. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)