HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Siang malam, TNI/Polri patroli di Kota Jayapura

Ilustrasi apel aparat Brimob di Yahukimo. Jubi/David Sobolim

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kehadiran aparat TNI/Polri di kota Jayapura untuk mengamankan situasi di Papua pasca demo pada tanggal 29 Agustus 2019, dianggap berlebihan. Patroli digelar pada siang sampai malam hari. Masyarakat tidak nyaman untuk melakukan aktivitas.

“ Sekarang mereka mulai patroli ke jalan-jalan kecil dan dengan membawa senjata lengkap dan jumlah belasan,” kata Alfred Kogoya, salah satu warga, Rabu (11/9/2019).

Menurutnya mau ke luar di jalan maupun pertokoan hingga jalan masuk kampus, semua dijaga oleh Brimob.

Dirinya meminta jika patroli dilakukan saat siang hari . “Tak perlu di malam hari, seolah kota Jayapura sedang kacau,” ujarnya sambil mengunyah pinang di putaran taksi Perumnas 3 Waena.

Loading...
;

Dia menjelas kehadiran aparat dengan dalih untuk pengamanan itu, malah menimbulkan trauma trauma berkepanjangan. Karena selama ini banyak aparat senjata lengkap di pegunungan Papua dan kini hal serupa terjadi di Kota Jayapura.

Namun ada juga yang merasa nyaman dengan situasi “ Mereka datang untuk mengamankan kota dan saya berakvitas seperti biasa dan sekarang tidak takut lagi,” ujar Pade Sholeh penjual Gorengan di seputaran Waena.

Sholeh, yang sudah belasan tahun tinggal di kota Jayapura mengaku baru kali ini melihat penjagaan dan patroli di lakukan siang dan malam.

Dia berharap ketika kota Jayapura mulai aman kondusif TNI/Polri yang datang dari luar segera di pulang. Karena trauma anak-Papua yang sering melihat aparat dengan senjata lengkap akan terus bertambah. (*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top