Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Sidang Paripurna Luar Biasa DPD bentuk Pansus Papua

Sebagian anggota Panitia Khusus Papua Dewan Perwakilan Daerah RI. – Jubi/IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sidang Paripurna Luar Biasa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah RI memutuskan membentuk Panitia Khusus Papua, Senin (4/11/2019). Legislator Provinsi Papua Barat, Filep Wamafma diangkat menjadi Ketua Panitia Khusus Papua yang terdiri dari 15 anggota Dewan Perwakilan Daerah itu.

Filep Wamafma menjelaskan Panitia Khusus (Pansus) Papua dibentuk untuk menemukan penyelesaian masalah di Papua secara komprehensif dari tingkat
bawah. “[Pansus dibentuk untuk] menyikapi dinamika [masalah] politik, hukum, hak asasi manusia, ekonomi dan sosial yang menurut kami belum terpecahkan. [Berbagai persoalan itu] berdampak kurang baik pada tatanan hidup rakyat Papua,” ujar Wamafma saat dihubungi melalui sambungan telepon di Jakarta, Senin.

Wamafma menyatakan sejumlah kebijakan pemerintah pusat dalam menangani persoalan di Tanah Papua justru menimbulkan konflik berkepanjangan, termasuk konflik horisontal. Akan tetapi, pemerintah pusat cenderung tidak menyelesaikan berbagai persoalan mendasar di Papua, termasuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Papua.

“[Penyelesaian] kasus pelanggaran HAM bukan hanya diserukan oleh masyarakat [di Papua]. [Hal itu juga diserukan] lembaga resmi seperti Komisi Nasional HAM RI dan lembaga internasional,” ucapnya.

Loading...
;

Untuk merumuskan sejumlah alternatif penyelesaian masalah Papua, Pansus Papua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) akan berkomunikasi dan menemui berbagai pemangku kepentingan, termasuk kelompok pro kemerdekaan Papua seperti United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB). “Kami juga akan komunikasi atau ketemu dengan pihak ULMWP dan atau KNPB. Kami tidak akan membeda-bedakan,” katanya.

Legislator Provinsi Papua, Otopianus P Tebai selaku Wakil Ketua 3 Pansus Papua DPD mengatakan Pansus Papua akan menampung berbagai aspirasi yang dihimpun dari bawah, agar hasil kerja Pansus Papua bisa bermanfaat bagi rakyat Papua. “Kami akan temui akar rumput dulu seperti tokohh pemuda, adat, agama, perempuan, tapi yang punya kapasitas jelas. Selanjutnya kami akan temui eksektif, legisatif, dan Majelis Rakyat Papua dari kedua provinisi,” kata Tebai.

Dalam memimpin kerja Pansus Papua itu, Filep Wamafma dan Otopianus P Tebai akan didampingi Abdulah Putteh (dipilih menjadi Wakil Ketua 1 Pansus Papua) dan Lily Amelia Salurapa (dipilih menjadi Wakil Ketua 2 Pansus Papua). Sejumlah 11 anggota Pansus Papua lainnya adalah Helina Murib, Eni Sumarni, Abdi Sumaithi, Fachrul Razi, Djafar Alaktiri, Yorrys Raweyai, Mamberob Yosephus Rumakiek, Muhammad Gazali, Yance Samonsabra, Sanusi Rahaningmas, dan Ruben Uamang. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top