Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Sidang pembacaan tuntutan Jakub dan Simon tertunda

Sidang kedua terdakwa Jakub Fabian Szrkripsi dan Simon Magal di Pengadilan Negeri Wamena-Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Rencana sidang pembacaan tuntutan bagi terdakwa Jakub Fabian Szrkripsi (warga negara Polandia) dan Simon Magal di Pengadilan Negeri Wamena, harus ditunda karena rencana tuntutan dari Kejaksaan Agung Indonesia belum turun.

Awalnya sidang pembacaan tuntutan dijadwalkan pada Senin (1/4/2019) namun harus ditunda hingga Kamis (4/4/2019), dan di persidangan itu pun harus ditunda lantaran jaksa penuntut umum (JPU) belum mendapatkan rencana tuntutan dari Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Papua.

Jaksa Penuntut Umum Kejari Jayawijaya, Febiana Wilma Sorbu mengatakan jika agenda pembacaan tuntutan dari kasus makar tersebut sedikit terlambat. Karena menurut dia, setiap kasus makar atau politik apalagi melibatkan warga negara asing, prosesnya membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Jika terdakwa WNI berarti rencana tuntutannya hanya dari kejari Jayawijaya, tetapi karena ini perkara menyangkut keamanan negara sehingga rentutnya itu ke Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Papua,” katanya kepada wartawan, Kamis (4/4/2019) di Pengadilan Negeri Wamena.

Kata dia, pembacaan tuntutan ini terlambat karena ini berbicara antara kedua negara.

Loading...
;

“Namun rencana penuntutan kita usahakan minggu depan sudah kami terima, kita tidak bisa mendesak pimpinan tertinggi juga kan,” katanya.

Menurut dia, sesuai mekanismenya berkas perkara sejak awal persidangan kedua terdakwa, kejaksaan sudah membuat rencana tuntutan terdakwa. Namun setelah pemeriksaan ,terdakwa baru akan diajukan kalau rentut awalnya dari Kejari, turun ke Kasipidum, dilanjutkan ke Kejati sesuai persetujuan yang punya wilayah.

“Perkara ini kan awalnya dari Kejati Papua yang dilimpahkan ke Kejari Jayawijaya, sehingga rencana penuntutan harus juga diketahui oleh Kejati Papua, intinya koordinasi dengan pimpinan sehingga sewaktuwaktu ditanya Kejaksaan Agung bisa dijelaskan, “katanya.

Tim Kuasa Hukum Jakub Fabian Szrkripsi, Jusman beranggapan jika tertundanya pembacaan tuntutan kedua kalinya ini karena mekanisme penuntutan, apalagi ini kasus makar yang diatur dalam pasal 106 dan 11O yang mengharuskan lewat Kejaksaan Agung.

“Intinya tim kuasa hukum sudah siap untuk mendengarkan tuntutan yang diajukan jaksa kepada klien kami,” ujar dia.

Untuk itu ia pun berharap tuntutan bisa diterima paling lambat hari Senin pekan depan, meskipun secara mekanisme merupakan kewenangan dari Kejaksaan Agung.

“Ini sudah kedua kalinya tertunda, semoga dengan sidang yang ditunda lagi ke Senin depan bisa terlaksana,” katanya. (*)

Editor: Syam Terrajana

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top