Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Singapura pertama kali gunakan UU antikabar bohong

Warga berekreasi di ruang terbuka hijau di Singapura – pixabay.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Singapura untuk pertama kali menerapkan undang-undang antikabar bohong, dengan meminta politikus oposisi, Brad Bowyer, memperbaiki unggahan di Facebook. Bowyer dalam unggahan di media sosial itu mempertanyakan independensi dua perusahaan investasi milik negara, GIC dan Temasek Holdings.

Dikutip dari scmp.com, Bowyer berasal dari Partai Kemajuan Singapura. Pemerintah Singapura dalam keterangannya menulis Wakil Perdana Menteri Singapura Teo Chee Hean meminta Bowyer memperbaiki unggahannya di Facebook tersebut. Teo Chee Hean juga merangkap Menteri Keuangan pada pemerintahan Singapura saat ini.

‘Bowyer telah mencoreng reputasi Temasek dan GIC dengan membuat pernyataan salah dan menyesatkan. Koreksi mengharuskan Bowyer menyantumkan tautan secara pemberitahuan penuh pada unggahannya,’ tulis Pemerintah Singapura.

Bowyer dalam unggahannya di Facebook, menulis Pemerintah Singapura tidak memengaruhi, apalagi mengarahkan keputusan investasi individu yang dibuat oleh Temasek dan GIC. ‘Perusahaan tempat Temasek dan GIC berinvestasi atau melepaskan investasinya, sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim manajemen.’

Permintaan koreksi dari pemerintah tersebut ditanggapi balik oleh Bowyer lewat unggahan terbarunya, Senin pagi. Dia menyatakan hal tersebut tidak akan memengaruhi tekadnya untuk melakukan apa yang dirasakannya perlu dilakukan untuk meningkatkan wawasan sosial dan politik masyarakat. ‘Bagaimana Singapura diatur dan dikembangkan, sekarang maupun di masa depan.’ (*)

 

Loading...
;

Editor: Aries Munandar

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top