HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Singapura tahan warga Myanmar terlibat pemberontak Rakhine

Ilustrasi penangkapan, pixabay.com

Kementerian Dalam Negeri Singapura mengatakan para warga negara Myanmar yang ditangkap telah memberikan dukungan finansial untuk para pemberontak.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Singapura, Jubi – Otoritas Singapura pada Rabu (10/7/2019) kemarin menyatakan telah menahan sekelompok warga negara Myanmar, yang dituduh memberikan dukungan untuk kekerasan bersenjata melawan pemerintah Myanmar.

Pernyataan Kementerian Dalam Negeri menyebutkan kelompok tersebut mengorganisasi dan mengerahkan beberapa anggota masyarakat Myanmar Singapura untuk mendukung Arakan Army (AA) beserta sayap politiknya, Liga Arakan Bersatu. AA merupakan kelompok pemberontak yang memperjuangkan otonomi lebih besar di negara bagian Rakhine dan Chin.

Berita terkait : Myanmar sita kapal pengangkut 93 Rohingya

Loading...
;

China dukung Myanmar soal Rohingya

Ide kembalikan Rohingya ke Myanmar dinilai terlalu dini

Pernyataan itu juga menyebutkan mereka yang dinyatakan terlibat dalam aktivitas yang berurusan dengan keamanan akan dideportasi.

Tercatat negara Bagian Rakhine, yang dikenal sebagai Arakan, menyita perhatian dunia setelah sekitar 730 ribu Muslim Rohingya menyeberang ke Bangladesh untuk menyelamatkan diri dari tindakan keras militer dalam menanggapi serangan milisi pada 2017. Sedangkan Myanmar menandai AA sebagai organisasi teroris.

Kementerian Dalam Negeri Singapura mengatakan para warga negara Myanmar yang ditangkap telah memberikan dukungan finansial untuk para pemberontak. Satu di antara mereka menggalang dana di antara diaspora di Singapura.

“Mereka seharusnya tidak mendatangkan isu politik domestik dari negara mereka ke Singapura,” bunyi pernyataan tersebut.

Juru bicara AA, Khine Thu Kha, membantah mereka yang ditahan adalah anggota kelompok bersenjata tersebut. “Mereka hanya organisasi komunitas,” kata Khine Thu Kha.

Sedangkan juru bicara Kepolisian Myanmar, Myo Thu Soe, mengatakan ia tidak tahu mengapa Kepolisian Singapura menangkap orang-orang Myanmar itu. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top