Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Situasi Gome belum aman, warga bertahan mengungsi di Yenggernok

Foto ilustrasi – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Warga Distrik Gome yang menjadi relawan bagi para pengungsi di Gome, Kabupaten Puncak, Torius Tabuni mengatakan para warga di Distrik Gome belum merasa aman untuk pulang ke kampungnya. Hingga Minggu (1/9/2019) mereka memilih mengungsi di Kantor Klasis Gereja Kemah Injil Indonesia atau GKII di Kampung Yenggernok, Distrik Gome.

“[Warga masih memilih mengungsi,] karena batas-batas Distrik Gome dikuasai oleh aparat kemanan. Sejauh ini pasokan pangan bagi pengungsi tersedia. Kami akan berusaha agar para pengungsi tidak kekurangan makan,” kata Torius Tabuni saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Minggu.

Torius Tabuni menyatakan jumlah warga Distrik Gome yang mengungsi ke Kampung Yenggernok semakin banyak, berasal dari sepuluh kampung di sana. Jumlah tenda darurat yang didirikan di halaman Kantor Klasis GKII di Kampung Yenggernok sudah bertambah menjadi enam tenda darurat. Sebagian pengungsi lainnya akhirnya tinggal menumpang di rumah warga di Yenggernok.

Torius Tabuni menyatakan para pengungsi masih takut pulang, karena aparat keamanan masih menyisir wilayah Distrik Gome untuk mengejar kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang dipimpin Goliat Tabuni dan Anton Tabuni. “Kalau Aparat keamanan sudah kembali ke kabupaten, dan TPNPB sudah tidak ada di kampung, baru masyarkat bisa kembali ke kampung,” kata Torius.

Loading...
;

Seorang aktivis kemanusiaan yang berdomisili di Ilaga, Ibu kota Kabupaten Puncak, Ceva Anam menyatakan sejak 24 Agustus 2019 lalu aparat keamanan terus didatangkan ke Distrik Gome. “Mereka mengejar kelompok bersenjata. Sejumlah aparat keamanan di Sinak juga ditarik ke Ilaga, bersiap ke Gome,” kata Anam.

Ketika dikonfirmasi melalui layanan pesan Whatsapp, Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto menyatakan belum menerima update terkait informasi adanya penyisiran sejumlah kampung di Distrik Gome, Puncak. “Kami belum terima update,” tulis Eko singkat. (*)

Jurnalis Jubi Victor Mambor turut berkontribusi dalam pemberitaan ini

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top